Seluruh SMP di Gunungkidul Siap Hadapi UNBK 2020

Ilustrasi persiapan UNBK. - Solopos/M. Ferri Setiawan
06 Februari 2020 22:47 WIB Muhammad Nadhir Attamimi Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Seluruh siswa Kelas IX sekolah menengah pertama (SMP) di Gunungkidul bersiap mengikuti ujian nasional berbasis komputer (UNBK) yang digelar April mendatang. Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) memastikan seluruh SMP di Bumi Handayani siap menggelar ujian untuk penentuan kelulusan siswa.

"Semua sekolah siap menghadapi UNBK. Untuk 2019 masih ada 21 sekolah yang bergabung dengan sekolah lain, untuk tahun ini tersisa lima sampai enam sekolah," kata Kabid SMP Disdikpora Gunungkidul, Kisworo, saat ditemui pada Kamis (6/2/2020).

Kisworo mengungkapkan kemandirian tersebut imbas dari penyaluran komputer dan server untuk pelaksanaan UNBK yang sudah didistribusikan hampir ke seluruh sekolah di Gunungkidul. "Di akhir 2019 sudah ada 900 unit komputer dan server yang didistribusikan, sedangkan awal tahun ini ada 1.500 unit yang dibagikan," kata dia.

Selain persiapan sarana dan prasarana, sebelum melaksanakan UNBK Disdikpora mempersiapkan siswa dengan persiapan pemantapan ujian (PPU) di masing-masing sekolah. Pemantapan ini bertujuan memudahkan para siswa ketika menghadapi UNBK.

"PPU berupa tryout sebanyak lima kali, tiga kali dari Disdikpora dan dua kali dari pihak sekolah. Jadi, minimal anak-anak ini sudah memiliki persiapan dalam mengerjakan soal," paparnya.

Tryout yang bakal digelar, menurut Kisworo, menyimulasikan empat mata pelajaran yang diujikan dalam UNBK meliputi pelajaran IPA, Matematika, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris. Pelatihan ini menyasar 143 SMP/MTs, 61 di antaranya merupakan sekolah negeri, 50 swasta, dan 31 MTs.

Kepala SMP Negeri 2 Purwosari, Sigit Purwatmo, mengungkapkan siswinya sudah selesai mengikuti tryout sebanyak tiga kali dari Disdikpora. Satu tryout dari sekolah bakal digelar pada Maret bersamaan dengan penilaian tengah semester.

"Untuk sarana dan prasarana UNBK sekolah kami juga sudah siap. Siswa terus berlatih pendalaman materi mata pelajaran yang diujikan," katanya.