Calon Ketum HIPMI Reynaldo Bryan Dorong Akses Pasar
Akselerasi Pertumbuhan Pebisnis Muda, Calon Ketum HIPMI Reynaldo Bryan Dorong Akses Pasar dan Akses Modal
Ilustrasi. /JIBI-Solopos
Harianjogja.com, BANTUL—Sekitar delapan bulan jelang pelaksanaan Pilkada Serentak, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Bantul terus berupaya mempercepat dan mengutamakan perekaman kartu tanda penduduk elektronik (KTP-el) pemula. Bahkan pada Maret mendatang, Disdukcapil Bantul akan menggelar perekaman dan pencetakan KTP-el secara serentak.
Kepala Disdukcapil Bantul, Bambang Purwadi Nugraha mengatakan dari total jumlah penduduk Bantul sekitar 950.000 orang, sebanyak 721.687 orang di antaranya adalah penduduk wajib KTP-el. Dari jumlah tersebut, kata dia, wajib KTP-el yang sudah merekam data sudah mencapai 99,6% atau sebanyak 718.939 orang.
Dengan begitu hanya sekitar 2.700 orang yang belum merekam data dan mencetak KTP-el. “Kebanyakan anak-anak pemula [warga yang baru berusia 17 tahun] yang belum merekam data. Makanya terus kami percepat,” kata Bambang, Senin (17/2/2020).
Upaya yang dilakukan untuk percepatan perekaman KTP-el adalah dengan sistem jemput bola di sekolah-sekolah, desa, serta menggelar perekaman data di acara-acara seperti car free day hingga perekaman massal yang akan diselenggarakan pada pertengahan Maret mendatang.
Sejauh ini dia mengklaim alat perekaman berfungsi dengan baik di hampir semua kecamatan. Begitu pula dengan ketersediaan blangko pun diakuinya tak ada masalah.
Itulah sebabnya, dia mengimbau kepada semua warga yang sudah berusia 17 tahun per 23 September mendatang atau saat hari pencoblosan untuk segera merekam data di kecamatan masing-masing.
Selain percepatan perekaman, Disdukcapil Bantul juga mempercepat pencetakan fisik KTP-el. Pasalnya hingga kini masih ada ribuan orang yang menggunakan surat keterangan (suket). Bambang mengatakan warga yang sudah merekam data memang tidak serta merta langsung bisa mencetak fisik KTP-el, tetapi perlu melalui tahapan, di antaranya adalah penunggalan data di Pusat. Ketika penunggalan data sudah selesai maka barulah keluar status print ready record (PRR) atau siap cetak.
“Kami menargetkan penyelesaian cetak PRR dan suket akhir bulan ini. Jumlahnya sekitar 15.000 keping. Setelahnya cetak KTP-el dilakukan secara harian,” ujar Bambang.
Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bantul, Musnif Istiqomah mengaku hingga kini belum memetakan pemilih pemula. Pemutakhiran data pemilih baru dilakukan pada Maret mendatang setelah ada penyinkronan antara data pemilih terakhir dengan data penduduk potensial pemilih pemilu atau DP4.
Ia meyakini pemilih dalam pilkada 2020 ini bertambah dibanding pemilu 2019 lalu. “Tapi pemilih pemula kan enggak hanya berusia 17 tahun. Pensiunan TNI-Polri yang baru menggunakan hak pilih juga masuk kategori pemilih pemula,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Akselerasi Pertumbuhan Pebisnis Muda, Calon Ketum HIPMI Reynaldo Bryan Dorong Akses Pasar dan Akses Modal
14 klub tertua di Liga Inggris yang masih aktif: Nottingham Forest (1865), Aston Villa, Chelsea, hingga Newcastle United. Simak sejarah panjang klub-klub legend
Veda Ega Pratama akan start dari posisi ke-22 pada Moto3 Aragon 2026 setelah gagal lolos Q2. David Almansa merebut pole position.
Lexus menyiapkan crossover listrik baru yang diproduksi di Shanghai mulai 2027. Mobil ini akan menggunakan teknologi gigacasting untuk meningkatkan efisiensi.
PDI Perjuangan berkomitmen untuk terus menggelorakan semangat berdikari dalam menciptakan kecukupan gizi bagi masyarakat Indonesia.
Nova Arianto membawa 23 pemain Timnas Indonesia U-20 untuk Kualifikasi Piala Asia U-20 2027. Indonesia satu grup dengan Malaysia, Australia, dan Laos.