Advertisement
Desa Perlu Dilatih Pemasaran Online, Terutama Melalui Media Sosial
Pelatihan diberikan oleh tim dari Unriyo di Desa Gading, Playen, Gunungkidul. - Ist/Unriyo
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA-- Pemerintah Desa perlu diberikan pelatihan untuk pemasaran online secara intens untuk mengembangkan potensi wilayahnya. Apalagi potensi perekonomian saat ini bermunculan dari pedesaan, mulai dari berkembangnya wisata hingga usaha mikro kecil menengah (UMKM).
Peran perguruan tinggi sangat penting dalam membantu keterbatasan desa dalam mengembangkan potensinya terutama untuk pemasaran online. Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas Respati Yogyakarta (Unriyo) Fransisca Lanni menyatakan pihaknya secara khusus memberikan perhatian terhadap suatu desa agar bisa mengembangkan potensinya.
Advertisement
Salah satu desa yang menjadi binaannya adalah Desa Gading, Kecamatan Playen Gunungkidul yang diberikan beberapa tahapan pelatihan kepada warga dan perangkat desa, salah satunya pada Minggu (16/2/2020).
"Kami berikan pendampingan untuk literasi digital dan pemasaran online, terutama melalui media sosial. Kegiatan ini termasuk rangkaian dies natalis ke-11," terang dia dalam rilis yang diterima Harianjogja.com, Selasa (18/2/2020).
BACA JUGA
Melalui pemberian pelatihan pemasaran online itu diharapkan masyarakat maupun perangkat desa bisa mengembangkan potensi di desa untuk meningkatkan perekonomian warga. Masyarakat perlu dilatih cara memasarkan secara online baik potensi produk UMKM desa maupun potensi wisata. Mereka juga penting untuk diberikan strategi suatu produk agar bisa diterima pasar agar bisa menerapkannya.
"Kami lebih mengarahkan pada pemberdayaan masyarakat di desa ini karena potensinya besar untuk pariwisata, UMKM, antusias masyarakat juga cukup besar untuk berlatih memasarkan," ujarnya.
Selain itu pihaknya memberikan pelatihan lain seperti tanggap bencana, pengelolaan wisata dan pemeriksaan kesehatan. Melalui kegiatan pengabdian masyarakat itu pula, pihaknya menekankan pentingnya kesehatan.
"Karena sehat menjadi modal awal bagi masyarakat agar bisa berkembang. Sehat itu modal utama bisa melakukan langkah pengembangan. Kita bisa sejahtera jika masyarakat menanamkan pola hidup, sehat dalam diri sendiri," katanya.
Kepala Desa Gading, Playen, Gunungkidul Sukirman mengatakan warganya memberikan respons positif terhadap program pelatihan yang dihelat Unriyo. Ia mengakui pemasaran memang masih kendala sehingga butuh pendampingan. Desanya memang tidak memiliki potensi wisata unggulan, tetapi lokasi gang berada di jalur utama menuju tempat wisata memiliki potensi tersendiri terutama untuk menarik wisatawan agar berhenti di desanya untuk sekedar berbelanja produk lokal.
"Lewat pelatihan ini masyarakat bisa termotivasi yang datang banyak. Terutama untuk pelatihan ekonomi pengelola wisata tahura, khususnya generasi muda dan lansia. Lokasi kami ini masuknya potensi wisata antar, dilalui [wisatawan], sehingga pengolahan makanan produksi lokal, UMKM kalau digenjot dengan pemasaran, mungkin bisa meningkat," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Fee 5 Persen dan Ancaman Mutasi Terkuak di Sidang Abdul Wahid
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Puluhan Telur Piton Ditemukan di Selokan Permukiman Warga Gunungkidul
- Libur Lebaran Ramai, Kamar Hotel DIY Justru Banyak Kosong
- Catat, Ini Lokasi dan Tarif Parkir Resmi Kota Jogja Tahun 2026
- Pengolahan Mandiri Efektif, Sampah Residu di Demangan Jogja Berkurang
- Kelelahan, Polisi Kapospam Tugu Jogja Meninggal Dunia Saat Bertugas
Advertisement
Advertisement







