Sudah Foto-Foto Mau Berangkat Umrah, Jemaah Asal Sleman Malah Telan Pil Pahit

Ilustrasi. - Bisnis Indonesia/Andi Rambe
27 Februari 2020 21:57 WIB Newswire Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN--Warga Sleman terkena dampak penutupan tanah suci oleh Pemerintah Arab Saudi.

Kebijakan Arab Saudi yang menutup akses kedatangan jemaah haji dan umrah lantaran masih mewabahnya coronavirus, membuat gelisah sejumlah pihak. Beberapa di antaranya selain biro terutama juga jemaah yang bakal terdampak langsung.

Manajer Operasional Biro haji dan umroh, Zhafirah, Bayu Purnomo mengungkapkan beberapa travel rekanannya mengabarkan jika sejumlah jemaah yang akan diberangkatkan ke Arab Saudi terpaksa dipulangkan kembali lantaran adanya info penutupan tersebut.

"Pagi tadi sudah ada yang menunggu di ruang tunggu bandara dan menerima boarding pass. Tapi harus dibatalkan penerbangan Singapura, ada sebanyak 45 orang yang ikut travel rekanan kita," ujarnya, Kamis (27/2/2020).

Tak hanya itu, ia juga menyebut beberapa jamaah bahkan sudah sempat berpamitan tinggal terbang, tetapi dibatalkan karena boarding pass nya tidak dikeluarkan dari airlines.

"Iya ada yang sudah dadah-dadah dan foto-foto tetapi boarding pass mereka akhirnya tidak dikeluarkan oleh airlines," lanjutnya.

Ketika ditanyai perihal dugaan kerugian, ia menuturkan, jadwal keberangkatan terdekat jamaah yaitu pada 9 Maret 2020.

"Kalau tiket internasional saja sekitar Rp12 juta, dikalikan 45 orang yang harus berangkat. Kalau memang ini harus ditunda, hampir setengah miliar sendiri (Rp500 juta) untuk satu tanggal keberangkatan. Padahal kami punya 3 tanggal. Yaitu 9, 12 23 Maret. Itu tiket airlines saja, belum hotel," ucapnya.

Ia berharap, persoalan penutupan kedatangan jamaah ini sudah klir sebelum 9 Maret 2020.

Sumber : Suara.com