Ratusan Sekolah di Gunungkidul Disetujui Direvitalisasi
Dinas Pendidikan Gunungkidul mencatat ada 131 sekolah yang mendapatkan bantuan perbaikan dari Pemerintah Pusat. Diharapkan dapat meingkatkan sarpras di sekolah.
Rektor UGM Panut Mulyono (tiga kiri) menyerahkan bibit tanaman bambu kepada Kepala Cabang Taspen Yogyakarta, Iwan Junaidi (dua kanan).-Ist
GUNUNGKIDUL— Wakil Bupati Gunungkidul Immawan Wahyudi mengapresiasi program penanaman bambu yang dilakukan Universitas Gadjah Mada (UGM) di daerah aliran sungai (DAS) Kali Oya di kawasan Hutan Wanagama, Desa Banaran, Kecamatan Playen, Rabu (4/3/2020).
Selain untuk penghijauan, program ini merupakan upaya menjamin pasokan bahan baku kerajinan bambu. “Program ini memberikan banyak manfaat,” kata Immawan.
Menurut dia, keberadaan tanaman bambu bisa menjaga keberlangsungan usaha kerajinan di masyarat. Di sisi lain, penanaman bambu sebagai salah satu cara untuk mengatasi lahan kritis dan mencegah terjadinya erosi, khususnya di bantaran sungai. “Harapannya program ini bisa dilakukan di daerah rawan lainnya sehingga upaya penghijauan bisa terus digalakkan,” katanya.
Program ini juga bisa memperkuat keberadaan destinasi wisata Hutan Wanagama sebagai eco edu forest di Bumi Handayani. “Agar lebih maksimal harus ada kerja sama antara Dinas Pariwisata dan Dinas Lingkungan Hidup Gunungkidul,” ujarnya.
Direktur Wanagama, Dwiko Budi Permadi, menjelaskan bambu merupakan jenis tanaman yang baik bagi lingkungan, sebab bambu mampu menyimpan air hingga kapasitas 500 liter per rumpun. Hal ini berarti keberadaannya bisa menjadi penyimpan cadangan air saat musim kemarau. Selain itu bambu juga membangun simbiosis mutualisme dengan mikroorganisme, hewan, serta manusia. “Batang bambu menjadi rumah bagi reptil sejenis ular, sedangkan tunas bambu alias rebung bisa dikonsumsi sebagai sayuran dengan kandungan gizi cukup tinggi,” katanya.
Manajer PT Taspen Cabang DIY, Iwan Junaidi, mengatakan jajarannya bersama UGM melaksanakan program corporate social responsibility (CSR). Untuk program hutan bambu ini PT Taspen menghibahkan dana Rp290,5 juta. “Kami juga ingin berperan dalam menjaga kelestarian alam berkelanjutan,” kata Iwan.
Kepala Bidang Konservasi dan Kerusakan Lahan DLH Gunungkidul, Luh Gde Suastini, mengatakan luasan lahan kirtis terus berkurang setiap tahunnya. Hingga saat ini cakupan lahan kritis mencapai 1.544,63 hektare.
“Setiap tahun kami rutin mendata untuk memastikan apakah lahan kritis bertambah atau berkurang,” kata Luh Gde.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinas Pendidikan Gunungkidul mencatat ada 131 sekolah yang mendapatkan bantuan perbaikan dari Pemerintah Pusat. Diharapkan dapat meingkatkan sarpras di sekolah.
SAR menemukan satu korban banjir bandang Solok dalam kondisi meninggal. Dua orang dilaporkan hilang dan pencarian terus dilanjutkan.
Dony Oskaria menegaskan manajer KDKMP bukan pegawai BUMN meski ditugaskan 2 tahun di bawah Agrinas Pangan dengan biaya pemerintah.
Bappenas mendorong penanganan karhutla bergeser dari respons ke pencegahan. BNPB telah mengerahkan 43.700 personel dan 55 armada udara.
Real Madrid membalas kritik Javier Tebas dan menyinggung prinsip netralitas. Simak awal perselisihan Tebas dan Los Blancos serta sejarah Madrid.
KAI Daop 6 Jogja membangun jalan baru 394 meter di Stasiun Lempuyangan. Sebanyak 13 rumah perusahaan ditertibkan untuk penataan kawasan.