Viral Persahabatan Siswa SMK Bantul, Alif Dapat Laptop dari Alumni
Video siswa SMK Muhammadiyah 1 Bantul memberi sepatu kepada temannya viral. Seorang alumni kemudian memberikan laptop untuk mendukung belajar Alif.
Ilustrasi Partai Golkar/JIBI
Harianjogja.com, BANTUL—DPD Golkar Bantul tak menghiraukan munculnya wacana poros tengah dalam Pilkada Serentak 2020 di Bantul. Partai berlambang pohon beringin itu mengaku masih fokus pada tahapan penjaringan bakal calon bupati dan wakil bupati Bantul.
"Soal poros tengah, saya tidak ada tanggapan. Belum tahu. Komunikasinya masih jauh ke arah situ," kata Ketua DPD II Golkar Bantul, Paidi kepada Harianjogja.com, Rabu (11/3/2020). "Kami masih fokus ke penjaringan," tambah Paidi.
Rencananya Golkar akan menggelar rapat pleno terbuka soal penyampaian visi dan misi 12 bakal calon bupati dan wakil bupati yang mendaftar lewat Golkar pada 15 Maret mendatang di Kantor DPD Golkar Bantul. Pihaknya sudah menyebar undangan penyampaian visi misi tersebut pada semua bakal calon.
Momen tersebut, kata Paidi juga akan dihadiri tim pemenangan Pilkada Bantul dan tim pemenangan Pilkada Golkar DIY serta semua pengurus dan simpatisan Golkar. Masing-masing bakal calon nantinya diminta untuk memaparkan visi misi dan pandanganya dalam pembangunan Bantul selama 15 menit.
Paidi menegaskan penyampaian visi misi ini wajib dihadiri semua bakal calon, termasuk bakal calon yang disebut-sebut sudah mendapat restu dari partainya seperti Suharsono dan Totok Sudarto. Menurut dia manuver Suharsono dan Totok Sudarto bersifat pribadi dan tidak terkait dengan partai. "Itu kan pribadi, kalau partai kan belum. Semua harus lewat mekanisme dan tergantung hasil survei," kata Paidi.
Setelah penyampaian visi misi itu nantinya akan dipilih 3-5 nama untuk diajukan ke DPD Golkar tingkat DIY untuk dilanjutkan ke DPP. Paidi mengatakan setelah itu tim dari Pusat akan menyurvei nama-nama hasil penjaringam itu. “Kemungkinan keputusan resmi DPP Golkar baru akan terbit pada pertengaham atau akhir April mendatang,” ujar dia.
Selain menyelesaikan penjaringan, partainya kini juga membangun komunikasi dengan sejumlah partai politik. Sementara itu 12 bakal calon yang mendaftar lewat Golkar, lima di antaranya mendaftar sebagai bakal calon bupati, yakni, Agus Santoso, Jati Nurcahyo, Kusilah, Mahmud Ardi Widanto, dan Suharsono.
Sedangkan tujuh nama lainnya mendaftar sebagai bakal calon wakil bupati, yakni Arni Tyas Palupi, Dewata Eka Putra, Erwin Nizar, Nur Rakhmat, Setiya, Totok Sudarto, dan Yulardi Hamdani.
Wakil Ketua DPD II Golkar Bantul, Heru Sudibyo menjelaskan dengan empat kursi yang dimiliki Golkar di DPRD Bantul, membuat posisi partainya sangat menentukan untuk merapat kemana pun. Dia mengklaim wajar jika sikap Golkar ditunggu-tunggu oleh banyak pihak. Tetapi sampai saat ini partainya memang belum menentukan sikap resmi. "Nanti ada saatnya. Kami harus patuh pada petunjuk teknis dan pelaksanaan serta tahapan penjaringan dulu," ujar Heru.
Sebelumnya Gerindra mengklaim Suharsono sudah mendapat dukungan Golkar. Dari poros tengah, Ketua DPD PAN Mahmud Ardi Wiidanto juga memastikan terwujudnya pasangan calon bupati dan wakil bupati dari poros tengah bersama Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Demokrat, dan Partai Bulan Bintang (PBB). "Kami tinggal menunggu sikap Golkar," ujar Ardi, belum lama ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Video siswa SMK Muhammadiyah 1 Bantul memberi sepatu kepada temannya viral. Seorang alumni kemudian memberikan laptop untuk mendukung belajar Alif.
Timnas Indonesia U-19 hadapi Australia di semifinal AFF U-19 2026. Ini susunan pemain dan prediksi laga.
Penjualan Pertamax di Gunungkidul turun hingga 60% usai harga naik. Pelaku Pertashop mengeluhkan dampaknya.
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi raih penghargaan penggerak UMKM dan ekonomi kreatif di Top Regional Leader 2026.
Kulonprogo berharap relaksasi aturan belanja pegawai 30 persen APBD. Ini strategi efisiensi yang disiapkan Pemkab.
Daftar lagu Piala Dunia dari 1990 hingga 2026, dari Waka Waka hingga Dai Dai, penuh kolaborasi artis dunia.