SMK NU Ungaran Belajar Desain Surat Kabar di Harian Jogja

Para siswa SMK NU Ungaran mendengarkan penjelasan Asisten Manajer Produksi Muhammad Nurbawa Purna Yudha di ruang produksi Harian Jogja, Kamis (12/3/2020). - Harian Jogja/Bernadheta Dian Saraswati
12 Maret 2020 18:47 WIB Bernadheta Dian Saraswati Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA - SMK Nahdlatul Ulama (NU) Ungaran, Jawa Tengah mengunjungi kantor Harian Jogja, Kamis (12/3/2020). Kedatangan mereka untuk belajar seputar desain surat kabar.

Muhammad Nurbawa Purna Yudha selaku Asisten Manajer Produksi yang menerima kunjungan para siswa tersebut menjelaskan bahwa seorang desainer atau lay outer surat kabar harus memiliki keterampilan atau skill serta kreativitas yang tinggi.

"Dalam melayout butuh skill. Keterampilan mutlak harus dikuasai. Seperti menguasai software desain grafis, Photoshop, dan juga mengetahui mesin percetakan," kata Bowo, Kamis. 

Sementara kreatif, bisa dilakukan dengan mencari referensi, memiliki rasa seni, mampu membuat artikel menjadi enak dilihat, serta mampu membuat perubahan layout setiap harinya. 

Bowo mengatakan layouter memiliki peran membuat halaman koran menjadi menarik. "Reporter hanya mengirimkan teks dan yang menambahkan gambar adalah layouter. Maka diperlukan kreativitas membuat gambar yang menarik," tuturnya. 

Selain mendapatkan teori desain grafis, sebanyak 50 siswa kelas X tersebut juga diajak berkeliling ke ruangan produksi. Mereka dikenalkan dengan teknik desain dalam surat kabar, serta mendapat penjelasan singkat seputar pembuatan berita mulai dari peliputan yang dilakukan reporter di lapangan sampai proses percetakan. 

Sementara itu Ketua Jurusan Desain Grafika SMK NU Ungaran, Arif Wahmudi yang turut mendampingi para siswa dalam kunjungan tersebut menyampaikan bahwa program Kunjungan Industri ke Harian Jogja bertujuan mendekatkan para siswa pada dunia nyata. "Kita berikan pemahaman kepada mereka, begini lho pekerjaan kalian besok. Ini lho jurusan yang kamu pilih," kata dia. 

Arif mengatakan program Kunjungan Industri juga ingin memperluas wawasan siswa serta memberikan motivasi kepada mereka untuk semakin bersemangat dalam mengenal dunia desain. 

"Setelah kunjungan di Harian Jogja, kami juga akan mengunjungi Dagadu dan Malioboro. Di Dagadu mereka juga akan belajar desain," katanya. 

Para siswa diminta membuat laporan dalam bentuk makalah setelah Kunjungan Industri ke Jogja tersebut. "Tentunya makalahnya kami minta dibuat sekreatif mungkin," katanya.