Putar-Putar di Wilayah Mlati Sambil Bawa Sajam, Segerombolan Remaja Diciduk Polisi

Ilustrasi senjata tajam. - JIBI
12 Maret 2020 17:37 WIB Hafit Yudi Suprobo Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN--Jajaran reserse kriminal (Reskrim) Polsek Mlati menangkap 10 orang yang diduga hendak melakukan aksi kejahatan jalanan di Sinduadi, Mlati, Sleman. Polisi juga menyita dua senjata tajam yang dibawa oleh pelaku saat melakukan aksinya.

Kanit Reskrim Polsek Mlati Iptu Noor Dwi Cahya mengungkapkan aksi yang dijalankan oleh gerombolan pelaku yang didominasi masih remaja tersebut sudah dilakukan sejak Sabtu (6/3/2020) dan Senin malam (7/3/2020).

"Dua pelaku inisial AQ umurnya 19 dan pelaku dengan inisial DAN berumur 18 juga sempat berputar di seputar Sinduadi, Mlati, Sleman dengan membawa senjata tajam (Sajam). Pelaku juga di bawah pengaruh alkohol. Aksinya bisa dikategorikan sebagai aksi kejahatan jalanan," ujar Noor Dwi, Kamis (12/3/2020).

Tidak hanya AQ dan DAN empat pelaku lainnya juga melakukan aksi yang sama yakni keliling dan meresahkan masyarakat sekitar Sinduadi, Mlati, Sleman. Akhirnya, warga yang geram melakukan penangkapan terhadap pelaku di depan MAN 3 Yogyakarta.

"Semalam adalah puncak dari peristiwa sebelumnya yang sudah oleh pelaku, warga beserta pemuda, tokoh masyarakat, dan Linmas Sinduadi akhirnya menangkap pelaku, mendapatkan laporan tersebut kami langsung Menuju ke tempat kejadian perkara (TKP) di depan MAN 3 Yogyakarta, semalam diamankan sementara baru 8 orang, yang 2 baru nyusul tadi pagi," terangnya.

Ketika dilakukan penangkapan terhadap dua pelaku yakni AQ dan DAN, polisi juga menemukan senjata tajam dan alat pemukul. Semuanya dikumpulkan dan diamankan Polsek Mlati.

"Sajamnya yang satu semacam clurit, modifikasian, bentuknya menyerupai clurit kayaknya buatan sendiri, dan yang satunya itu sabit dan kondisinya sudah tua, kemungkinan dimodifikasi juga, ditambahin besi, gagang yang panjangnya kurang lebih 50 centimeter ditemukan di dalam sebuah kamar," ungkap perwira polisi ini.

Lebih lanjut, sampai saat ini belum ada korban dari aksi resah yang dilakukan AQ dan kawan-kawannya. Pelaku sendiri kebanyakan warga Mlati seperti Pogung, Dalangan, Pogungrejo, dan Pogungbaru.

"Pelaku sendiri ada yang sudah duduk di bangku kuliah, ada juga yang masih SMP dan SMA, yang remaja ada tujuh orang dan yang dewasa ada tiga orang. Tempat kumpul gerombolan sendiri ada di Rogoyudan, Sinduadi Mlati, depan MAN 3 Yogyakarta. Status pelaku masih didalami semua, arahnya dua orang yang ditangkap tadi akan dinaikkan statusnya menjadi tersangka," tutupnya.