Gerindra Sleman Bangun Kantor Baru, Targetkan Rampung Februari 2027
DPC Gerindra Sleman membangun kantor permanen di Jalan Magelang. Ditargetkan rampung Februari 2027 dan menjadi rumah aspirasi masyarakat.
Ilustrasi/Antara Foto-Novrian Arbi
Harianjogja.com, SLEMAN—Isu penutupan sejumlah objek wisata di wilayah DIY dan Jawa Tengah sebagai dampak penyebaran virus Corona (Covid-19) dibantah oleh pengelola destinasi wisata. Destinasi wisata di DIY sampai saat ini masih beroperasi seperti biasa.
Direktur Utama PT Taman Wisata Candi (TWC) Borobudur Prambanan dan Ratu Boko, Edy Setijono, mengatakan hingga Minggu (15/3) tidak ada kebijakan untuk menutup tiga lokasi tersebut. Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko masih beroperasi seperti biasa. "Candi Prambanan dan Ratu Boko tetap menerima kunjungan seperti biasa," katanya, Minggu (15/3/2020).
Sebelumnya, sebuah pesan berantai menyebar di sejumlah group Whatsapp. Pesan tersebut menyebutkan sejumlah destinasi wisata di Jogja tutup mulai 16 Maret hingga 31 Maret 2020. Destinasi wisata yang dinyatakan tutup seperti Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat, Benteng Vredeburg, Taman Pintar, Candi Borobudur, Candi Prambanan, Candi Ratu Boko, Tebing Breksi, Malioboro hingga semua museum ditutup. Kabar yang beredar tersebut dipastikan hoaks.
Meskipun Candi Borobudur beroperasi, kata Edy, ada kebijakan yang diberikan. Khusus Borobudur, katanya, wisatawan hanya bisa mengunjungi hingga zona dua. "Kami tetap membuka pelayanan hingga ada informasi resmi dari PT TWC terkait dengan penutupan lokasi wisata. Sebelum ada rilis resmi kami tetap melayani kunjungan wisatawan," katanya.
PT TWC, katanya, sudah melakukan upaya preventif di lingkungan taman wisata candi. Sebagai bentuk pencegahan, PT TWC juga menyemprotkan disenfektan ke seluruh bagian taman wisata candi, mulai dari pintu gerbang masuk hingga kawasan zona satu candi. Hal ini merupakan langkah efektif dalam menurunkan potensi penyebaran virus Corona ini.
Selain itu, dilakukan pula fogging sebagai langkah antisipasi nyamuk demam berdarah. Fasilitas hand sanitazer juga disediakan di sekitar lokasi wisata. "Kami berkoordinasi dengan berbagai pihak, seperti BPCB dan Balai Konservasi Borobudur untuk melakukan penyemprotan disenfektan ke seluruh bagian kawasan candi," kata Edy.
Bantahan yang sama juga disampaikan Kepala Bidang Pengelolaan Taman Pintar Afia Rosdiana. Menurutnya, Taman Pintar sebagai wahana edukasi mengambil langkah strategis untuk mencegah persebaran Covid-19. "Kami mengambil sikap ikhtiar, tawakal, dan sabar [ITS]. Ikhtiar dengan melakukan pencegahan baik secara langsung kepada petugas dan pengunjung maupun sarana prasarana sesuai anjuran World Health Organization [WHO] dan pemerintah," katanya.
Secara internal, seluruh sumber daya manusia (SDM) di Taman Pintar setiap hari mendapat pengecekan suhu tubuh setelah apel pagi dan sebelum pulang pada sore hari. Selain itu, dihimbau untuk sering mencuci tangan menggunakan sabun, memakai masker saat sakit, dan sebagainya. "Secara sarana prasarana, telah disediakan hand sanitizer atau antiseptik lebih dari 25 titik, wastafel dan lainnya," katanya. "Taman Pintar tetap membuka layanan dengan membatasi jam operasional menjadi pukul 08.30 WIB- 15.30 WIB untuk masyarakat hingga ada kebijakan lebih lanjut dari Pemkot," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPC Gerindra Sleman membangun kantor permanen di Jalan Magelang. Ditargetkan rampung Februari 2027 dan menjadi rumah aspirasi masyarakat.
Pemkab Magelang mendorong TP PKK memperkuat kesehatan keluarga, pencegahan stunting, ekonomi rumah tangga, dan perlindungan anak.
Kontingen Indonesia bertolak ke Jepang untuk Asian Para Games 2026 dengan target 7 emas, 8 perak, dan 17 perunggu.
Rupiah hari ini, Selasa 13 Oktober 2026, diprediksi melemah ke kisaran Rp17.910–Rp17.960 per dolar AS akibat tekanan geopolitik dan kebijakan The Fed.
Prabowo membahas percepatan revitalisasi lebih dari 200 museum dan situs budaya pada 2026, termasuk pembaruan narasi sejarah dan teknologi digital.
Psikolog Rose Mini membagikan kiat menghadapi perbedaan pola asuh antara orang tua dan kakek-nenek demi memenuhi kebutuhan anak.