Imunisasi Anak Sekolah di Gunungkidul Tembus 96,8%, Penyisiran Masih Berlanjut
BIAS Gunungkidul mencapai 96%. Dinkes terus melakukan penyisiran untuk meningkatkan cakupan vaksinasi siswa kelas 1, 2, dan 5.
Ilustrasi Panen padi/JIBI
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Gunungkidul optimistis target panen padi di masa tanam pertama mencapai 237.930 ton gabah kering bisa tercapai. Keyakinan ini tidak lepas dari suburnya tanaman dan serangan hama yang relatif terkendali.
Kabid Tanaman Pangan DPP Gunungkidul, Raharjo Yuwono, mengatakan saat ini beberapa daerah sudah memasuki panen raya untuk masa tanam pertama. Sebagai contoh, petani di Desa Candirejo, Kecamatan Semin, sudah memanen padi yang ditanam.
Hasil pengubinan yang dilakukan memastikan hasil panen sangat menggembirakan, mencapai 9,13 ton per hektare. “Jika dikeringkan maka didapatkan gabah kering sebanyak 7,37 ton per hektare,” kata Raharjo, Selasa (16/3/2020).
Menurut dia, dengan hasil ini maka target panen di masa tanam pertama bisa terpenuhi. Di masa tanam ini DPP menargetkan 237.930 ton gabah kering. “Pasti tercapai bahkan melebihi target,” katanya.
Raharjo menuturkan ada beberapa faktor yang membuat hasil panen cukup bagus. Selain kondisi cuaca yang relatif baik, proses pemeliharaan juga berlangsung lancar sehingga tanaman dapat tumbuh dengan subur. “Sempat muncul hama, tetapi bisa dikendalikan sehingga tidak memengaruhi hasil panen,” katanya.
Keyakinan target bisa terpenuhi juga tidak lepas dari luasan lahan penanaman yang melebihi dari rencana awal. Untuk musim tanam pertama DPP hanya menargetkan area penanaman padi seluas 48.852 hektare. Namun dalam realisasinya area tanam mencapai 49.569 hektare. “Semakin luas lahan yang ditanam maka hasil panen semakin banyak. Jadi kami yakin target terpenuhi,” ujar Raharjo.
Salah seorang petani di Desa Bulurejo, Kecamatan Semin, Wartini, mengaku senang dengan hasil panen padi yang diperoleh. Menurut dia, tanaman padi tumbuh dengan baik sehingga berpengaruh terhadap panen yang dihasilkan. “Belum dihitung karena masih proses panen. Yang jelas, kalau dilihat dari kondisi tanaman, padi tumbuh baik dan bulirnya sangat berisi,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BIAS Gunungkidul mencapai 96%. Dinkes terus melakukan penyisiran untuk meningkatkan cakupan vaksinasi siswa kelas 1, 2, dan 5.
PSS Sleman tertinggal 0-1 dari Madura United di babak pertama. Dimitar Mitkov mencetak gol menit ke-45 setelah sempat dianulir VAR.
Persija unggul 1-0 atas Persib pada pekan kedua Super League 2026/2027. Alexander Jeremejeff mencetak gol pada menit ke-41.
Uni Eropa mulai mewajibkan produsen melaporkan kerentanan siber aktif dalam 24 jam dan notifikasi lengkap maksimal 72 jam.
Janice Tjen absen di Asian Games 2026 karena bentrok dengan WTA 1000 Beijing. Simak alasan dan rekam jejaknya bersama Indonesia.
Timnas Indonesia dijadwalkan melawan Yordania di Amman pada 13 November dalam persiapan menuju Piala Asia 2027.