Pilur 2027 Gunungkidul Digelar di 55 Kalurahan, Anggaran Disiapkan
Pilur 2027 Gunungkidul akan digelar serentak di 55 kalurahan. Pemkab mulai mengkaji kebutuhan anggaran untuk pelaksanaan pemilihan.
ilustrasi./dok
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Surat rekomendasi dari PDI Perjuangan untuk calon kepala daerah yang diusung di Pilkada 2020 hingga saat ini belum turun. Meski demikian, diprediksi sosok Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan (DPPKA) DIY, Bambang Wisnu Handoyo, atau akrab disapa BWH menjadi kandidat terkuat calon yang diusung partai berlambang banteng moncong putih ini.
Prediksi ini menguat karena di beberapa kesempatan BWH terlihat bersama dengan Ketua DPC PDIP Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih berkeliling ke beberapa wilayah di Bumi Handayani. Salah satunya menggelar pertemuan dengan kepala desa se-Gunungkidul untuk menyosialisasikan akses dana keistimewaan.
Meski menjalankan program pemerintahan, kegiatan ini sangat kental dengan nuansa politik. Hal ini dikarenakan BWH menjadi salah satu bakal calon yang ikut dalam proses penjaringan kepala daerah di PDIP.
Meski BWH juga mengikuti penjaringan di DPC PDIP Bantul, peluangnya sudah tertutup karena partai sudah memutuskan untuk mengusung pasangan Abdul Halim Muslih dan Joko Purnomo.
Ketua DPC PDIP Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih saat dikonfirmasi membenarkan BWH menjadi salah satu kandidat yang bakal diusung. Meski demikian, ia menegaskan keputusan berada di tangan DPP. “Kalau tidak ada perubahan, Senin [23/3] kami diundang ke Jakarta. Kemungkinan pertemuan itu untuk mengumumkan siapa bakal calon yang diusung,” kata Endah, Rabu (18/3/2020).
Terkait dengan kebersamaannya dengan BWH di sejumlah kegiatan di Gunungkidul, Endah tidak memungkirinya dan kegiatan itu untuk sosialisasi program dana keistimewaan di desa-desa. Hanya, dari sisi personal, Endah mengakui bahwa BWH masuk dalam kriteria karena yang bersangkutan merupakan seorang marhaneis sejati. “Ditunggu saja. Selain Pak BWH, ada bakal calon lain seperti Mayor Sunaryanto dan lainnya. Yang jelas kami taat dan patuh dengan aturan partai, siapa yang ditunjuk, maka itulah yang kami usung,” katanya.
Ketua DPD Nasdem Gunungkidul, Suparjo, mengakui hingga saat ini partainya masih menunggu rekomendasi dari DPP terkait dengan calon yang diusung dalam Pilkada 2020. Menurut dia, dalam penunjukan partainya menggunakan kajian ilmiah sehingga calon yang diusung merupakan kandidat yang benar-benar diinginkan oleh masyarakat. “Hingga kini rekomendasi belum turun,” kata Suparjo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pilur 2027 Gunungkidul akan digelar serentak di 55 kalurahan. Pemkab mulai mengkaji kebutuhan anggaran untuk pelaksanaan pemilihan.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Kamis 8 Oktober 2026 tersedia 10 perjalanan. Simak jadwal lengkap dari kedua arah.
Jadwal KA Bandara YIA Kamis 8 Oktober 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Jogja dan Jogja-YIA lengkap di sini.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 8 Oktober 2026 tersedia mulai pagi. Simak jadwal lengkap dari Stasiun Palur hingga Jogja/Tugu.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 8 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap dan tarif KRL Rp8.000.
Awal musim hujan di Bantul diprediksi mundur lebih dari 30 hari. DPRD Bantul menyiapkan posko dan antisipasi kekeringan.