Kebun Buah Mangunan Ditutup sampai Batas Waktu Tak Ditentukan

Wisatawan berswafoto di Bukit Mojo, Gumelem, Mangunan, Bantul./ Ist. - FIKOMM UMBY
23 Maret 2020 15:17 WIB Arief Junianto Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL--Sejumlah objek wisata di wilayah Mangunan, Kecamatan Dlingo, Bantul dan sekitarnya sementara ditutup. Penutupan ini dilakukan sebagai upaya pencegahan penyebaran virus Corona yang tengah mewabah di berbagai daerah.

Setidaknya ada sembilan objek wisata di bawah pengelolaan Koperasi Notowono yang dipastikan tutup, yakni Puncak Becici, Pinus Pengger, Lintang Sewu, Pinus Sari, Pinus Asri, Bukit Panguk, Bukit Mojo, Seribu Batu, dan Pintu Langit.

Tidak hanya objek wisata di bawa Koperasi Notowono yang tutup, namun Kebun Buah Mangunan yang dikelola oleh Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan, dan Perikanan (DPPKP) juga tutup sampai batas waktu yang belum ditentukan.

“Tutup sampai ada pemberitahuan lagi, tergantung situasi dan kondisi Covid-19 dan nderek dawuh pimpinan,” kata Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura, DPPKP Imawan Ekohandriyanto, Senin (23/3/2020).

Sekretaris Dinas Pariwisata Bantul, Annihayah mengakui sebagian besar objek wisata alam dan desa wisata di Bantul tutup sementara sampai akhir bulan ini. Namun untuk objek wisata yang dikelola Dinas Pariwisata saat ini masih dirapatkan. “Kami masih menunggu surat edaran dari provinsi, mungkin hari ini,” kata Annihayah.

Dia mengatakan meski objek wisata yang dikelola Pemkab belum ditutup menyusul adanya wabah virus Corona, namun kondisinya sudah sepi sejak beberapa waktu terakhir. Kondisi tersebut sebagai dampak pembatasan kegiatan yang dilakukan oleh pemerintah pusat dan sejumlah pemerintah daerah.

Beberapa objek wisata yang dikelola Pemkab adalah Parangtritis, pantai Depok, Samas, pantai Baru, pantai Kuwaru, Goa Cemara, Goa Selarong, Goa Cerme, dan Pandansimo. Sebelumnya Annihayah juga menyebut penurunan kunjungan cukup terasa terutama di Parangtritis.