Satpol PP Sleman Razia Siswa Menongkrong di Jam Sekolah

Ilustrasi rental Playstation
23 Maret 2020 21:27 WIB Hafit Yudi Suprobo Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN—Sejumlah pelajar harus berurusan dengan petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sleman karena kedapatan berkeliaran di luar rumah. Padahal pascakebijakan Pemda DIY yang meliburkan sekolah selama sepekan ke depan, para siswa hendaknya belajar di rumah.

Pelaksana Harian (Plh) Kepala Satpol PP Sleman Arif Pramana mengatakan berdasarkan pantauan yang dia lakukan pada hari pertama sistem belajar online diberlakukan, masih terdapat sejumlah pelajar yang menghabiskan waktunya di luar rumah.

"Hasil dari operasi yang dilakukan oleh jajaran kami, enam anak sekolah justru berkeliaran di luar rumah saat kegiatan belajar mengajar secara online harusnya sedang berlangsung. Siswa diharapkan berada di rumah agar penyebaran Covid-19 juga bisa dapat dibendung," ujar Arif, Senin (23/3/2020).

Keenam pelajar didapati berada di luar rumah dan ditemukan di sejumlah titik di wilayah Bumi Sembada. Dua siswa berhasil dijaring di Kecamatan Seyegan dengan rincian satu pelajar bermain gim di sebuah rental Playstation sedangkan satu anak justru asyik menongkrong di sebuah angkringan yang berada pinggir Selokan Mataram.

Dia juga menemukan anak yang kedapatan sedang menongkrong di sebuah warung burjo di wilayah Godean.

Saat mendapati anak-anak sedang berada di luar rumah, Satpol PP Sleman segera meminta mereka untuk segera pulang ke rumah. Kegiatan patroli pelajar guna mencegah penyebaran Covid-19 ini akan terus dilakukan sesuai periode yang ditentukan oleh Gubernur DIY Sri Sultan HB X.

"Dengan masih berlakunya kebijakan belajar online hingga 31 Maret mendatang kami mengharapkan agar para siswa bisa mematuhi peraturan sistem belajar online dan tidak memanfaatkannya untuk bermain di luar rumah," kata dia.