Lapas Cebongan Disemprot Disinfektan

Para warga binaan pemasyarakatan Lapas Cebongan menjemur kasur-kasur mereka sembari menunggu penyemprotan disinfektan selesai dilakukan, Rabu (25/3/2020). - Harian Jogja/Hafit Yudi Suprobo
25 Maret 2020 14:37 WIB Hafit Yudi Suprobo Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN-Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Cebongan, Sleman menyemprot disinfektan ke sejumlah titik guna mengantisipasi penyebaran virus corona yang memicu pandemi Covid-19. Upaya penyemprotan disinfektan dilakukan oleh sejumlah personel BPBD Sleman, TNI, dan kepolisian.

Kepala Lapas Kelas II B Cebongan, Sleman Gunarto mengatakan penyemprotan disinfektan dilakukan di sejumlah titik di lingkungan lapas seperti tempat ibadah, klinik, serta tempat besuk warga binaan pemasyarakatan (WBP).

"Juga di blok-blok narapidana juga dilakukan penyemprotan disinfektan. Total ada enam blok yang ada di Lapas Cebongan disemprot disinfektan. WBP juga kami kumpulkan di luar agar terkena sinar matahari selama proses penyemprotan disinfektan," ujar Gunarto, Rabu (25/3).

Berdasarkan pantauan Harian Jogja di Lapas Cebongan, Rabu (25/3) pagi, sejumlah WBP berada di luar blok atau sel tahanan saat penyemprotan disinfektan. Kasur-kasur yang digunakan sebagai alas tempat tidur WBP juga dijemur di halaman blok tahanan lapas.

Lebih lanjut, Lapas Cebongan juga memberikan berupaya mencegah penyebaran Covid-19 terhadap para 284 WBP melalui pemberian vitamin C. WBP juga diimbau menerapkan pola hidup sehat seperti mencuci tangan dan menjaga kebersihan badan.

"Upaya pengecekan kesehatan terhadap WBP juga secara rutin dilakukan. Jika ada WBP terindikasi Covid-19 langsung kami periksakan ke klinik. Setiap pagi kami juga WBP juga senam pagi bersama staf Lapas. Alhamdulillah berdasarkan pemeriksaan yang kami lakukan, sampai saat ini baik WBP maupun staf Lapas nihil terpapar Covid-19," kata dia.

Sebelumnya, Lapas Cebongan juga tidak memperbolehkan kunjungan bagi keluarga maupun kerabat WBP selama 14 hari, mulai 19 Maret hingga 2 April 2020. Akan tetapi, Lapas Cebongan menyediakan fasilitas daring bagi WBP yang ingin menghubungi keluarganya.

"Kami sediakan enam komputer yang bisa dipakai untuk WBP menghubungi keluarganya dan bertatap muka melalui video call, setiap WBP kami berikan batasan waktu antara 10-15 menit, upaya ini juga dalam rangka untuk menerapkan social distancing," jelasnya.

Kepala BPBD Sleman Joko Supriyanto mengatakan BPBD selaku bagian dari Tim Koordinator Operasional Penanganan Covid-19 sudah menyemprot disinfektan di sejumlah fasilitas umum seperti di pasar, terminal, halte dan juga Lapas Cebongan.

"Untuk posko penanganan Covid-19, penanganannya sudah dilakukan dari gugus tugas yang sudah dibentuk dari tingkat kabupaten, kecamatan, dan desa. Kami saling berkoordinasi. Kami juga terus menyemprot disinfektan di sejumlah fasilitas publik yang tersentuh oleh banyak orang," kata dia.