Pemkab Bantul Usulkan Perpanjangan Aturan Belajar di Rumah

Foto ilustrasi: Belajar di rumah. - Antarafoto/Iggoy el Fitra
30 Maret 2020 15:07 WIB Ujang Hasanudin Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL--Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Bantul mengusulkan kepada Pemda DIY untuk memperpanjang libur sekolah selama dua pekan ke depan seiring masih merebaknya pandemi Corona. Usulan belajar di rumah itu terhitung sejak 1-14 April mendatang.

Saat ini usulan itu belum mendapat tanggapan dari Pemda DIY. “Menunggu edaran resmi. Kalau kami usulnya 14 hari [libur sekolah atau belajar di rumah secara daring],” kata Kepala Disdikpora Bantul, Isdarmoko, Senin (30/3/2020).

Sekretaris Disdikpora Bantul Riswidodo menambahkan situasi di Bantul saat ini masih rawan terhadap penyebaran Covid-19. Sampai saat ini Pemkab Bantul juga masih terus berupaya mengurangi risiko penularan Covid-19 dengan berbagai cara.

Imbauan untuk tidak menggelar kegiatan yang mengundang banyak orang di Bantul diakuinya juga masih diberlakukan. Menurut dia, kegiatan belajar dan mengajar di sekolah merupakan salah satu aktifitas berkerumun yang rawan penularan Covid-19, “Melihat situasi dan kondisi saat ini masih belum kondusif dan masih rawan,” kata Riswidodo.

Lagipula, kata dia, kebijakan belajar di rumah bukan berarti libur dan tidak belajar. Namun para siswa, khususnya siswa sekolah taman kanak-kanak (TK) sampai sekolah menegah pertama (SMP) yang menjadi kewenangan Disdikpora Bantul, tetap dibebani tugas melalui guru masing-masing.

Para guru yang bekerja dari rumah juga tetap diminta untuk memberikan tugas kepada siswanya dan dilaporkan setiap hari melalui kepala sekolah. “Kepala sekolah memiliki tugas untuk meyakinkan guru-guru mereka agar menyiapkan pekerjaan,” ujar Riswidodo.