Belum Ada Kejelasan, Calon Jemaah Haji Sleman Tetap Lunasi Ongkos

Ilustrasi. - Bisnis Indonesia/Andi Rambe
01 April 2020 16:27 WIB Hafit Yudi Suprobo Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN--Kementerian Agama (Kemenag) Sleman masih menunggu kebijakan dari Kemenag RI terkait kemungkinan penundaan ibadah haji tahun ini. Meski begitu hingga kini Kemenag Sleman masih melayani pelunasan biaya ibadah haji yang dilakukan oleh jamaah haji dari wilayah Sleman.

Seperti diketahui, sebelumnya muncul sebuah permintaan penundaan ibadah haji 2020 yang dilakukan oleh Menteri Haji Arab Saudi Mohammed Saleh Benten guna mengantisipasi penyebaran pandemi Covid-19.

Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Sleman Sugito mengaku hingga kini menunggu kebijakan resmi dari Kemenag RI terkait dengan keberlangsungan ibadah haji 2020. Kebijakan dari Kemenag RI tersebut nantinya akan menjadi acuan bagi Kemenag Sleman untuk memutuskan kebijakan pelaksanaan haji di kabupaten Sleman.

"Kemenag Sleman mengacu kepada Pusat, saya belum tahu apakah kabar dari Arab Saudi itu betul atau tidak, saya belum mendapatkan informasi apakah Arab Saudi memang mengeluarkan kebijakan tersebut atau tidak," ujar Sugito, Rabu (1/3/2020).

Meski begitu dia mengaku masih menerima pelunasan biaya haji dari masyarakat. “Kami masih menerima dokumen pelunasan biaya ibadah haji, untuk mengantisipasi penyebaran pandemi Covid-19 pelayanan pelunasan biaya ibadah haji hanya dilakukan seminggu dua kali yakni hari Selasa dan Kamis," kata dia.

Dia menjelaskan total jemaah haji di Sleman, berdasarkan catatan Kemenag Sleman ada 1.174 orang. Dari total itu, sebanyak 480 orang atau sekitar 40% di antaranya sudah melunasi biaya.

Disinggung soal teknis pembayaran, sejauh ini kantornya sudah berupaya untuk mengimbau kepada para calon jemaah haji untuk melunasi biaya melalui sistem online. Akan tetapi banyaknya jemaah haji yang lanjut usia membuat sistem daring itu menjadi kendala.

Tak hanya itu, sembari menungu kejelasan dari Pusat, Kemenag Sleman diakuinya juga terus menyosialisasikan soal istithaah kemampuan kesehatan kepada sejumlah jamaah calon jemaah haji dari Sleman. Sosialisasi itu digelar atas kerja sama dengan Kementerian Kesehatan di Aula Kantor Bappeda Kabupaten Sleman beberapa waktu lalu. “Selain sosialisasi, kami juga mengecek tes kesehatan para calon jemaah haji di lapangan Pemkab Sleman, kata Sugito.

Bupati Sleman Sri Purnomo menjelaskan sosialisasi tersebut merupakan upaya Pemkab dalam memastikan kesiapan kesehatan calon jamaah haji dari Kabupaten Sleman. Mengingat setiap muslim yang akan menunaikan ibadah haji harus memenuhi kriteria mampu. “Tidak saja mampu secara ekonomi, namun termasuk dari aspek kesehatan sebagaimana diamanahkan dalam Permenkes No.15/2016 tentang Istithaah Kesehatan Jemaah Haji,” ujar Bupati.