Hotel di Jogja Direncanakan Jadi Tempat Isolasi Pasien Covid-19

Ilustrasi hotel. - TripAdvisor
02 April 2020 17:59 WIB Sunartono Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA—DIY mewacanakan hotel akan dijadikan isolasi mandiri dalam menangani penyebaran virus Corona. Selain itu sudah ada dua lokasi yang akan dijadikan sebagai tempat isolasi mandiri yaitu Gedung Balai Pendidikan dan Pelatihan dan Wisma Haji.

Gubernur DIY Sri Sultan HB X menjelasakn terkait lokasi isolasi untuk penanganan Covid-19, DIY memiliki sejumlah gedung diklat dan wisma haji yang bisa dipakai. Namun beberapa pengelola hotel juga sudah berkomunikasi dengan Pemda DIY terkait penggunaan hotel sebagai tempat isolasi daripada ditutup.

“Jadi diklat-diklat kan banyak di sini, wisma haji dans ebagainya kan bisa kita gunakan, dan juga ada teman-teman yang punya hotel juga sudah berkomunikasi karena daripada hotel ditutup kan bisa juga hotel itu digunakan untuk tinggal untuk tempat isolasi,” ],” katanya di Gedung Pracimasono, Kompleks Kepatihan, Kamis (2/4/2020) sore.

Sultan menambahkan setelah menggelar pertemuan dengan UGM akan menindaklanjutinya dengan penyiapan sejumlah fasilitas untuk isolasi tersebut. Ia menegaskan DIY harus mempersiapkan tempat isolasi tersebut untuk mengantisipasi ketika terjadi lonjakan pihak yang harus diisolasi, sehingga fasilitas harus tersedia lebih dahulu.

“Karena teman-teman [dari pengelola hotel] sudah membangun komunikasi dengan kami, jadi tinggal nanti kita dalam pertemuan ini tidak lanjutnya seperti apa, sehingga fasilitas apa yang harus kami sediakan, masalah di situ. Kita juga harus punya cadangan, begitu nanti ada lonjakan nanti ada fasilitas yang masih kita cadangkan, jangan sampai nanti grobayakan [keteteran] mencari-cari yang sebetulnya virus ini ora iso [tidak bisa] ditunggu. Karena setiap hari virus tetap jalan,” katanya.

Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji menambahkan beberapa pengelola hotel sudah menawarkan untuk penggunaan hotel sebagai tempat isolasi. Namun pihaknya belum menindaklanjuti lebih detail dengan melihat perkembangan kasus Covid-19 di DIY. “Banyak yang menawarkan, tetapi belum bisa kami sebutkan [hotel mana saja],” katanya.

Pemda DIY menyiapkan dua lokasi sementara untuk isolasi yaitu Gedung Pusdiklat Kemendagri yang berada di Baciro, Gondokusuman, Kota Jogja dengan kapasitas 150 orang dan Wisma Haji sekitar 300 orang. Kedua gedung itu telah dilakukan survei oleh Dinas Kesehatan dan memenuhi persyaratan. Dari dua gedung itu, salah satunya akan dipakai untuk isolasi bagi tenaga medis dan satunya lagi dipakai untuk penanganan pihak yang perlu diisolasi.

“[Termasuk pemudik] Kalau memang nanti diputuskan ya nanti akan kita lakukan, tetapi yang saat ini kami lakukan adalah ODP masih kita minta untuk isolasi diri di rumah,” ujarnya.

Persyaratan yang harus dipenuhi untuk dijadikan sebagai tempat isolasi antara lain kesiapan dapur umum, dari sisi higienis, jarak fisik serta berbagai fasilitas lain. “Tadi rapat baru mau memilah mana yang dibutuhkan [untuk diisolasi ODP atau lainnya],” katanya.