Penutupan Objek Wisata di Bantul Diperpanjang sampai 30 April

Wisatawan sedang bermain air di Pantai Parangtritis, Kretek, Bantul, Rabu (16/5/2018). - Harian Jogja/Ujang Hasanudin
02 April 2020 12:57 WIB Ujang Hasanudin Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL - Pemerintah Kabupaten Bantul memutuskan untuk memperpanjang penutupan sementara semua objek wisata di Bantul karena penularan Coronavirus Disease atau Covid-19 masih meluas.

“Iya penutupan diperpanjang sampai 30 April,” kata Sekretaris Dinas Pariwisata Bantul, Annihayah, Kamis (2/4/2020). 

Annihayah mengatakan penutupan objek wisata di Bantul sesuai dengan Surat Edaran Sekretaris Daerah (Sekda) Bantul Nomor 440/01615 terkait perpanjangan penutupan sementara bbyek wisata atau tempat rekreasi dalam rangka mencegah penularan infeksi Covid-19. Penutupan objek wisata dilakukan 1-30 April.

Dalam edaran tersebut Dinas Pariwisata dan para pengelola objek wisata di Bantul diminta untuk memasang papan pengumuman penutupan sementara objek wisata dan melarang kepada pengunjung yang mengunjungi objek wisata atau tempat rekresasi selama masa penutupan sementara.

Objek wisata tutup sementara yang dikelola Dinas Parwisata di antaranya Pantai Parangtritis, Depok, Samas, Kuwaru, Goa Cemara, Pandansimo, Goa Cerme, dan Goa Selarong. Annihayah belum menghitung berapa kerugian sektor pariwisata dari dampak wabah Corona ini.

Selain objek wisata pantai, wisata alam di atas perbukitan juga memperpanjang penutupan sementara seperti yang diberlakukan semua objek wisata di wilayah Mangunan dan sekitarnya. Namun penutupan sementara di Mangunan hanya berlangsung sampai 21 April mendatang.

“Sementara sampai 21 April dan akan ditinjau kembali nanti sesuai kondisi,” kata Ketua Koperasi Notowono Purwo Harsono.

Koperasi Notowono merupakan wadah pengelola wisata Mangunan, seperti Puncak Becici, Pinus Pengger, Lintang Sewu, Pinus Sari, Pinus Asri, Bukit Panguk, Bukit Mojo, Seribu Batu, dan Pintu Langit.