Advertisement
Warga Tak Boleh Bohong saat Pemeriksaan Medis
Foto ilustrasi. - Reuters
Advertisement
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Wakil Bupati Gunungkidul Immawan Wahyudi mengimbau kepada masyarakat untuk berkata jujur saat pemeriksaan kesehatan. Pasalnya, sikap jujur menjadi salah satu kunci untuk deteksi dini pencegahan penyebaran Covid-19.
“Mudah-mudahan di Gunungkidul tidak ada karena di daerah lain sudah ada kasus. Gara-gara pemeriksaan tidak berkata sebenarnya, dampaknya pasien dan tenaga medis yang memeriksa terjangkit Covid-19. Jadi, jangan sampai kejadian itu terjadi di sini [Gunungkidul],” kata Immawan kepada wartawan, akhir pekan kemarin.
Advertisement
Menurut dia, saat pemeriksaan pasien ditanya berbagai macam keluhan yang dirasakan. Apabila ada gejala yang mengarah pada seperti Covid-19, maka pasien ditanyai aktivitas terakhir apakah melakukan perjalanan ke luar negeri, kunjungan ke kota yang menjadi zona merah Corona hingga kontak dengan warga berstatus orang dalam pemantauan (ODP) maupun pasien dalam pengawasan (PDP). Di sinilah proses awal dalam upaya pencegahan. “Keterangan saat pemeriksaan berpengaruh terhadap tindakan yang diambil. Oleh karen itu, apa yang disampaikan harus dikatakan dengan jujur,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Tragedi Kereta Api Spanyol, Korban Tewas di Andalusia Capai 42 Orang
Advertisement
Diawali dari Langgur, Cerita Wisata Kepulauan Kei Dimulai
Advertisement
Berita Populer
- Perajin Bambu Cebongan Sleman Bertahan di Tengah Perubahan Zaman
- DP3 Sleman Salurkan Modal untuk 24 Kelompok Ternak, Ini Daftarnya
- Puluhan Dapur MBG Bantul Belum Kantongi SLHS, Ini Rinciannya
- Relokasi ke Pasar Terban, Pedagang Jalan Sudirman Minta Dialog Ulang
- Kementerian Hukum Hadirkan Posbakum Masuk Kelurahan
Advertisement
Advertisement



