Advertisement
Warga Tak Boleh Bohong saat Pemeriksaan Medis
Foto ilustrasi. - Reuters
Advertisement
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Wakil Bupati Gunungkidul Immawan Wahyudi mengimbau kepada masyarakat untuk berkata jujur saat pemeriksaan kesehatan. Pasalnya, sikap jujur menjadi salah satu kunci untuk deteksi dini pencegahan penyebaran Covid-19.
“Mudah-mudahan di Gunungkidul tidak ada karena di daerah lain sudah ada kasus. Gara-gara pemeriksaan tidak berkata sebenarnya, dampaknya pasien dan tenaga medis yang memeriksa terjangkit Covid-19. Jadi, jangan sampai kejadian itu terjadi di sini [Gunungkidul],” kata Immawan kepada wartawan, akhir pekan kemarin.
Advertisement
Menurut dia, saat pemeriksaan pasien ditanya berbagai macam keluhan yang dirasakan. Apabila ada gejala yang mengarah pada seperti Covid-19, maka pasien ditanyai aktivitas terakhir apakah melakukan perjalanan ke luar negeri, kunjungan ke kota yang menjadi zona merah Corona hingga kontak dengan warga berstatus orang dalam pemantauan (ODP) maupun pasien dalam pengawasan (PDP). Di sinilah proses awal dalam upaya pencegahan. “Keterangan saat pemeriksaan berpengaruh terhadap tindakan yang diambil. Oleh karen itu, apa yang disampaikan harus dikatakan dengan jujur,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Pajak dan BBM Meroket, Krisis Ekonomi Lebanon Ramadan 2026 Mencekik
Advertisement
Wamenpar Dorong Prambanan Shiva Festival Jadi Agenda Unggulan
Advertisement
Berita Populer
- Disdikpora Bantul Usulkan Revitalisasi SD dan SMP ke Pemerintah Pusat
- Efektivitas Program MBG Ramadan Jadi Sorotan Akademisi
- Pemkab Bantul Jamin Biaya Perawatan Korban Bencana Angin Kencang
- Menhub dan Pemda DIY Matangkan Persiapan Angkutan Lebaran 2026
- Guru SLB di Jogja Diduga Lakukan Kekerasan Seksual ke Murid
Advertisement
Advertisement







