Platform 1Lisensi Buka Akses Legal Master Rekaman untuk Pelaku Usaha
Satu Lisensi hadir sebagai platform B2B yang menyediakan akses legal master rekaman untuk kebutuhan komersial dengan lebih dari 7,7 juta metadata lagu.
Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Hingga Selasa (14/4/2020), terdapat 61 kasus pasien positif Covid-19 di DIY. Meski demikian, Pemda DIY menegaskan belum ada penularan atau transmisi lokal.
Menurut Juru Bicara Pemda DIY untuk Penanganan Covid-19 Berty Murtiningsih, transmisi lokal belum dikategorikan ada di DIY karena selama masih ada keterkaitan dengan kasus positif yang diperoleh dari kasus impor, penularan tersebut belum bisa dikatakan transmisi lokal. Selain itu, hasil penyelidikan epidemiologi dari tracing di dinas kesehatan kabupaten atau kota juga harus dilihat.
Pasal 4 ayat 4 PMK No.9/2020 tentang Pedoman Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) menyebut bahwa transmisi lokal ditentukan berdasarkan hasil penyelidikan epidemiologi yang menunjukkan telah terjadi penularan generasi kedua ke generasi ketiga
“Kalau kasus positif impor menularkan kepada seseorang, maka baru dua generasi. Selain itu harus dengan kajian epidemiologi siapa menularkan ke siapa. Dinamika penularannya harus jelas,” ucapnya, Senin (14/4/2020.
DIY kembali mencatat penambahan kasus Covid-19 cukup tinggi selama tiga hari. Pada Selasa (14/4/2020) ini, enam enam pasien dinyatakan positif terinfeksi Corona sehingga saat ini ada 61 kasus Covid-19 di provinsi ini. Pada Minggu (12/4/2020) dan Senin (13/4/2020), terdapat tujuh tambahan kasus positif Covid-19.
Berty Murtiningsih mengatakan enam pasien baru yang tercatat pada Selasa ini meliputi empat warga Sleman serta masing-masing warga Gunungkidul dan Kota Jogja. Pasien baru diidentifikasi sebagai Kasus 57 dengan identitas perempuan usia 53 tahun warga Kota Jogja; Kasus 58, perempuan, 74 tahun, warga Gunungkidul; Kasus 59, perempuan, 27 tahun, warga Slema; Kasus 60, laki laki, 50 tahun, warga Sleman.
“Serta Kasus 61, seorang perempuan, 54 tahun, warga Sleman dan Kasus 62 dengan identitas laki laki, 54 tahun, warga Sleman,” ujar dia, Selasa sore.
Pasien Kasus 58 sebelumnya pulang dari hajatan dari Jawa Tengah. Pasian Kasus 57 baru saja bepergian dari Jakarta. Kasus 59 dan 60 pernah menjali kontak dengan pasien dalam pengawasan (PDP) yang saat ini sedang dilacak oleh Dinas Kesehatan Sleman. Adapun pasien Kasus 61 dan Kasus 62 terdeteksi menjalin kontak dengan pasien positif Covid-19.
“Untuk Kasus 58 kami memberikan notifikasi kepada Jateng [karena habis hajatan dari Jawa Tengah],” katanya.
Berty menambahkan satu pasien positif Covid-19 dinyatakan sembuh, yaitu pasien Kasus 47, laki-laki berusia 29 tahun dari Sleman. Sementara, jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 547 orang, 145 di antara mereka menjalani perawatan, 213 dinyatakan negatif dan 273 menunggu hasil laboratorium. “Jumlah total ODP [orang dalam pemantauan] 3.439 orang,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Satu Lisensi hadir sebagai platform B2B yang menyediakan akses legal master rekaman untuk kebutuhan komersial dengan lebih dari 7,7 juta metadata lagu.
Jadwal DAMRI dari YIA Sabtu 20 September 2026 tersedia ke sejumlah tujuan Jogja dan Sleman dengan tarif promo Rp50.000.
Jadwal KA Bandara YIA Minggu 20 September 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA lengkap.
Cukup Rp8.000, Ini Jadwal Lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo Hari Ini.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 20 September 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur. Simak jadwal tiap stasiun hingga Jogja.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 20 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarif KRL Rp8.000.