Habiskan Rp160 Juta, Program Pakan Monyet Gunungkidul Tak Efektif
DLH Gunungkidul menghentikan program pakan monyet ekor panjang pada 2027 karena dinilai tak efektif mencegah konflik dengan warga.
\nKoodinator Forum Wartawan Gunungkidul yang tergabung dalam Paguyuban Wisanggeni, Bambang Purwanto (kiri) menyerahkan bantuan sembako kepada sejumlah pemulung di kawasan TPAS Wukirsari, Desa Baleharjo, Wonosari, Jumat (17/4/2020)./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Forum Wartawan Gunungkidul yang tergabung Paguyuban Wisanggeni menggelar bakti sosial berupa pembagian sembako, Jumat (17/4/2020). Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian wartawan terhadap warga terdampak Covid-19.
Koordinator bakti sosial, Bambang Purwanto, mengatakan ada ratusan paket sembako yang dibagikan kepada masyarakat. Bantuan diberikan kepada tukang parkir, pemulung hingga masyarakat dari kalangan ekonomi lemah lainnya. “Kami ikut peduli karena penyebaran Corona memukul berbagai sektor sehingga berpengaruh terhadap usaha rakyat,” kata Bambang di sela-sela aksi baksos, Jumat.
Menurut dia, aksi baksos terselenggara berkat inisiatif anggota Wisanggeni untuk berpartisipasi dalam upaya pencegahan dan penanggulangan dampak penyebaran Corona.
Salah seorang pemulung di Tempat Pemrosesan Akhir Sampah (TPAS) Wukirsari, Desa Baleharjo, Wonosari, Mudiyah, mengaku berterima kasih kepada Paguyuban Wisanggeni yang memberikan bantuan paket sembako. Menurut dia, bantuan bisa mencukupi kebutuhan pangan sehari-hari. “Penghasilan kami jauh berkurang. Kami sangat terbantu dengan bantuan ini,” kata Mudiyah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DLH Gunungkidul menghentikan program pakan monyet ekor panjang pada 2027 karena dinilai tak efektif mencegah konflik dengan warga.
Stunting Sleman turun menjadi 4,04% pada 2026. Pemkab meluncurkan Satu Data Stunting dan Mata Hati untuk memperkuat penanganan.
Prabowo menyebut Indonesia berada dalam kondisi survival dan menegaskan kepentingan nasional serta rakyat menjadi prioritas pemerintah.
Peta NASA menunjukkan sebaran karbon monoksida di Indonesia pada 13–15 Oktober 2026. BMKG mengingatkan data satelit tidak langsung menggambarkan kualitas udara
Bupati Sleman Harda Kiswaya melantik 63 pejabat pimpinan tinggi pratama dan administrator. Pejabat diminta memegang falsafah Golong Gilig dan mengutamakan pelay
Pemkab Kulonprogo dan Kemendag melatih 60 UMKM agar mampu menembus pasar ekspor. Program pendampingan intensif disiapkan selama delapan bulan.