Ribuan Anak Belum Bersekolah, Kapanewon Karangmojo Gaungkan Bocah Pinter
Sebanyak 1.654 anak usia 0-6 tahun di Karangmojo belum mengenal bangku sekolah. Deklarasi Bocah Pinter digelar untuk mendorong PAUD.
\nKoodinator Forum Wartawan Gunungkidul yang tergabung dalam Paguyuban Wisanggeni, Bambang Purwanto (kiri) menyerahkan bantuan sembako kepada sejumlah pemulung di kawasan TPAS Wukirsari, Desa Baleharjo, Wonosari, Jumat (17/4/2020)./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Forum Wartawan Gunungkidul yang tergabung Paguyuban Wisanggeni menggelar bakti sosial berupa pembagian sembako, Jumat (17/4/2020). Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian wartawan terhadap warga terdampak Covid-19.
Koordinator bakti sosial, Bambang Purwanto, mengatakan ada ratusan paket sembako yang dibagikan kepada masyarakat. Bantuan diberikan kepada tukang parkir, pemulung hingga masyarakat dari kalangan ekonomi lemah lainnya. “Kami ikut peduli karena penyebaran Corona memukul berbagai sektor sehingga berpengaruh terhadap usaha rakyat,” kata Bambang di sela-sela aksi baksos, Jumat.
Menurut dia, aksi baksos terselenggara berkat inisiatif anggota Wisanggeni untuk berpartisipasi dalam upaya pencegahan dan penanggulangan dampak penyebaran Corona.
Salah seorang pemulung di Tempat Pemrosesan Akhir Sampah (TPAS) Wukirsari, Desa Baleharjo, Wonosari, Mudiyah, mengaku berterima kasih kepada Paguyuban Wisanggeni yang memberikan bantuan paket sembako. Menurut dia, bantuan bisa mencukupi kebutuhan pangan sehari-hari. “Penghasilan kami jauh berkurang. Kami sangat terbantu dengan bantuan ini,” kata Mudiyah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 1.654 anak usia 0-6 tahun di Karangmojo belum mengenal bangku sekolah. Deklarasi Bocah Pinter digelar untuk mendorong PAUD.
Riset UGM terhadap 2.120 responden menemukan kebijakan komisi ojol 8% belum optimal meningkatkan kesejahteraan karena biaya operasional tinggi.
Virtus Technology memperkuat bisnis software dan keamanan siber di tengah lonjakan harga komponen IT serta kendala rantai pasok global.
BGN menargetkan 1.000–5.000 SPPG menerapkan MBG prasmanan hingga akhir 2026. Skema ini diharapkan meningkatkan konsumsi makanan siswa.
Sagon Gulung Makmur di Bantul kembali berproduksi setelah sempat berhenti. Usaha keluarga sejak 1991 ini kini menghasilkan 250 biji per hari.
Kabut asap membuat sekolah di tujuh kecamatan Morowali menerapkan PJJ setelah indeks kualitas udara mencapai 208 atau kategori sangat tidak sehat.