Total Pemudik di Sleman Menjadi 6.157 Orang

Pemudik tiba di Terminal Giwangan, Jumat (8/6/2018). - Harian Jogja/Abdul Hamid Razak
18 April 2020 21:37 WIB Hafit Yudi Suprobo Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN - Jumlah pemudik maupun pendatang yang masuk ke wilayah kabupaten Sleman per Sabtu (18/4/2020) sebanyak 6.157. Setiap harinya terjadi kenaikan angka pemudik maupun pendatang yang kembali ke wilayah kabupaten Sleman.

Kepala Bagian Humas dan Protokol Sleman, Shavitri Nurmala Dewi mengatakan jika dari total 6.157 tersebut persebarannya terjadi di seluruh kecamatan yang ada di wilayah kabupaten Sleman.

Lebih lanjut, berdasarkan data dari gugus tugas penanganan pandemi Covid-19 kabupaten Sleman, wilayah kecamatan Tempel masih menjadi wilayah yang tinggi angka kedatangan pemudiknya yakni sebesar 677 orang.

"Sedangkan, posisi kedua ditempati oleh kecamatan Mlati sebanyak 502, kemudian tempat ketiga ditempati oleh kecamatan Depok sebanyak 435 orang," ujar Evi sapaan akrab Shavitri Nurmala Dewi, Sabtu (18/4/2020).

Adapun, kecamatan yang paling kecil angka pemudiknya berada di wilayah kecamatan Cangkringan. Per hari ini (18/4/2020) di wilayah kecamatan yang berada di lereng Merapi tersebut total pemudik sebanyak 173 orang.

"Jika dibandingkan kemarin pada tanggal (17/4/2020) total pemudik yang kembali ke wilayah kabupaten Sleman sebanyak 6.070. Artinya, terjadi kenaikan sejumlah 87 orang pemudik jika dibandingkan hari ini dan kemarin," ungkap Evi yang juga merupakan juru bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sleman ini.