Jumlah Warga Pengisi Sensus di Bantul Minim

Foto ilustrasi. - Ist/Everypixel
20 April 2020 21:57 WIB Hery Setiawan Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL—Responden yang mengisi formulir Sensus Penduduk secara online di Bantul masih sangat minim. Dari total 304.422 keluarga di Bantul, tercatat baru 35.153 (11,55%) yang sudah menuntaskan pengisian sensus penduduk.

Kepala Seksi Statistik Sosial Badan Pusat Statistik (BPS) Bantul, Yuni Pamungkas mengatakan saat pandemi, pengisian sensus penduduk secara online seharusnya bisa jadi solusi. Sayangnya memang hingga Senin (20/4/2020), jumlah responden yang merampungkan pengisan sensus baru 11,55%.

Rendahnya angka responden sensus penduduk, kata dia, disebabkan rendahnya kesadaran masyarakat akan fungsi sensus. Banyak dari warga yang masih saling menunggu tetangganya.

Ada pula yang memilih menunggu petugas sensus melakukan wawancara langsung di rumahnya.

Belum lagi sebagian masyarakat juga terbilang masih kesulitan mengakses Internet, baik karena ketiadaan perangkat seperti ponsel atau komputer pribadi, maupun faktor geografis yang menyebabkan daerah tersebut kesulitan menjangkau sinyal,” ucap Yuni, Senin.

Dari 17 kecamatan di Bantul, terang dia, Kecamatan Pundong adalah wilayah dengan persentase pengisian sensus penduduk terendah, yakni 5,44 % dari total 11.848 keluarga. Sementara Kecamatan Banguntapan menjadi wilayah dengan persentase pengisian sensus penduduk tertinggi yakni 16,66 % dari total 34.419 keluarga.

Kendati begitu, angka kesuluruhan menunjukan rendahnya kesadaran masyarakat akan pengisian SPO. Banyak dari masyarakat yang masih menunda waktu untuk sensus online. Ada juga yang justru memilih menunggu petugas hingga mendatangi rumahnya,” ucap dia.

Tak hanya jadwal pengisian online yang diperpanjang, pandemi juga memaksa BPS Bantul memundurkan jadwal wawancara langsung yang awalnya dijadwalkan pada Juli. Akan tetapi lantaran adanya pandemi, kegiatan tersebut rencananya baru bisa dilakukan pada September mendatang.

Jumlah petugasnya sendiri masih belum bisa dipastikan. Bergantung dari jumlah KK yang sudah mengisi sensus penduduk online,” ucap dia.