Proyek Kantor Dinkes Rp7,1 Miliar Mulai Dikerjakan di Siraman
Kantor Dinas Kesehatan senilai Rp7,1 miliar mulai dibangun di kawasan kantor terpadu Pemkab Gunungkidul di Kalurahan Siraman, Wonosari mulai dibangun.
Ilustrasi UMKM /Bisnis Indonesia-Rachman
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL–Dinas Koperasi UKM Gunungkidul mendata ada sebanyak 20.846 usaha mikro kecil menengah (UMKM) yang terkena dampak penyebaran Corona. Dampak yang paling terasa yakni penurunan omzet pendapatan selama pandemi berlangsung.
Sekretaris Dinas Koperasi UKM Gunungkidul, Sih Supriyana, mengatakan sejak ada instruksi dari Pemerintah Pusat jajarannya langsung mendata UMKM yang terdampak Corona. Hasilnya ada sekitar 20.846 UMKM yang terdampak pandemi ini.
Menurut dia, imbas dari penyebaran virus ini mengakibatkan pendapatan para pelaku usaha jauh berkurang. Sektor kerajinan dan fesyen menjadi yang paling terdampak. Sih Supriyana menjelaskan proses pendataan juga tidak lepas dari adanya rencana bantuan bagi sektor usaha yang terkena dampak Corona. “Semuanya kami usulkan mendapatkan bantuan. Tetapi untuk kepastian masih menunggu proses verifikasi,” katanya kepada wartawan, Senin (20/4/2020).
Ia menjelaskan data yang terkumpul masih disaring lagi. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi adanya dobel bantuan bagi pelaku usaha. “Untuk DIY ada program pembuatan masker sebanyak 617.000 lembar. Untuk UMKM di Gunungkidul nantinya juga mendapat jatah karena jumlahnya dibagi merata di seluruh DIY,” ujarnya.
Selain pembuatan masker, Pemda DIY juga menggagas pembuatan abon ayam. Disinggung untuk kuota di Gunungkidul, Sih Supriyana optimistis mendapatkan banyak bantuan karena dari sisi potensi memiliki bahan baku yang memadai. “Untuk abon ayam rencananya ada produksi sebanyak 16 ton,” kata Sih.
Selain rencana bantuan dari pemerintah, para pelaku usaha juga diminta berinovasi agar bisa terus bertahan di tengah krisis yang melanda. “Selama pandemi sudah banyak keluhan yang disampaikan dan sudah ada rencana program bantuan. Pelaku usaha harus menjawab tantangan dari permasalahan ini,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kantor Dinas Kesehatan senilai Rp7,1 miliar mulai dibangun di kawasan kantor terpadu Pemkab Gunungkidul di Kalurahan Siraman, Wonosari mulai dibangun.
Iran mengklaim menyerang pusat data Amazon di Bahrain sebagai balasan atas serangan AS ke Darkhovin. Ketegangan kedua negara kembali meningkat.
Psikolog UI mengingatkan perubahan perilaku anak dapat menjadi tanda ancaman digital. Orang tua perlu peka dan membangun komunikasi yang aman.
PAD wisata Gunungkidul melampaui target pada semester I 2026. Pemda fokus membenahi retribusi, akses jalan, dan pelayanan wisata.
Sebanyak 195.000 pekerja di Sleman terlindungi BPJS Ketenagakerjaan hingga Juni 2026. Pemkab masih mengejar tambahan 14.000 peserta.
Presiden Prabowo segera menetapkan Jampidsus definitif setelah usulan nama calon pejabat memasuki tahap akhir pembahasan di TPA.