Produksi Ikan Turun Drastis, Nelayan Gunungkidul Pilih Tangkap Benur
Hasil tangkapan ikan di Gunungkidul turun drastis hingga 47% pada 2025. Cuaca ekstrem dan peralihan nelayan ke benur jadi penyebab utama.
Ilustrasi UMKM /Bisnis Indonesia-Rachman
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL–Dinas Koperasi UKM Gunungkidul mendata ada sebanyak 20.846 usaha mikro kecil menengah (UMKM) yang terkena dampak penyebaran Corona. Dampak yang paling terasa yakni penurunan omzet pendapatan selama pandemi berlangsung.
Sekretaris Dinas Koperasi UKM Gunungkidul, Sih Supriyana, mengatakan sejak ada instruksi dari Pemerintah Pusat jajarannya langsung mendata UMKM yang terdampak Corona. Hasilnya ada sekitar 20.846 UMKM yang terdampak pandemi ini.
Menurut dia, imbas dari penyebaran virus ini mengakibatkan pendapatan para pelaku usaha jauh berkurang. Sektor kerajinan dan fesyen menjadi yang paling terdampak. Sih Supriyana menjelaskan proses pendataan juga tidak lepas dari adanya rencana bantuan bagi sektor usaha yang terkena dampak Corona. “Semuanya kami usulkan mendapatkan bantuan. Tetapi untuk kepastian masih menunggu proses verifikasi,” katanya kepada wartawan, Senin (20/4/2020).
Ia menjelaskan data yang terkumpul masih disaring lagi. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi adanya dobel bantuan bagi pelaku usaha. “Untuk DIY ada program pembuatan masker sebanyak 617.000 lembar. Untuk UMKM di Gunungkidul nantinya juga mendapat jatah karena jumlahnya dibagi merata di seluruh DIY,” ujarnya.
Selain pembuatan masker, Pemda DIY juga menggagas pembuatan abon ayam. Disinggung untuk kuota di Gunungkidul, Sih Supriyana optimistis mendapatkan banyak bantuan karena dari sisi potensi memiliki bahan baku yang memadai. “Untuk abon ayam rencananya ada produksi sebanyak 16 ton,” kata Sih.
Selain rencana bantuan dari pemerintah, para pelaku usaha juga diminta berinovasi agar bisa terus bertahan di tengah krisis yang melanda. “Selama pandemi sudah banyak keluhan yang disampaikan dan sudah ada rencana program bantuan. Pelaku usaha harus menjawab tantangan dari permasalahan ini,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hasil tangkapan ikan di Gunungkidul turun drastis hingga 47% pada 2025. Cuaca ekstrem dan peralihan nelayan ke benur jadi penyebab utama.
Manchester City vs Chelsea di final Piala FA Wembley. Guardiola dan McFarlane siap duel perebutan gelar.
Milad Aisyiyah ke-109 di Jogja dihadiri 500 peserta. Tekankan dakwah kemanusiaan, UMKM, dan penguatan sosial perempuan.
Top Ten News Jogja 16 Mei 2026: Mandala Krida, 32 anak divisum, SPMB 2026, Waisak, hingga sapi kurban Presiden Prabowo.
Malioboro dipadati 50.138 wisatawan saat long weekend. Puncak kunjungan terjadi malam hari di Jogja.
Jelang peringatan Hari Jadi Ke-110, Kabupaten Sleman dinobatkan sebagai peringkat kedua Kabupaten Paling Maju di Indonesia