Harga Ayam Terus Merosot, Peternak Bagikan Ribuan Anak Ayam di Kotagede

Ilustrasi. - Bisnis/Endang Muchtar
21 April 2020 16:57 WIB Lugas Subarkah Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA-Sejumlah peternak ayam menggelar aksi Gembala Anak Ayam di Lapangan Karang, Kotagede, Selasa (21/4/2020). Sebanyak 1.300 ekor anak ayam dibagikan kepada warga sekitar sebagai bentuk keprihatinan terus merosotnya harga ayam dari peternak.

Koordinator Aksi Gembala Anak Ayam, Tatag Yudo Wicaksono, menjelaskan saat ini peternak rakyat seperti dirinya sudah pusing karena tidak menemukan solusi atas jatuhnya harga ayam broiler. “Harga jual jauh di bawah harga pokok produksi,” ujarnya.

Ia menuturkan harga ayam broiler dari kandang saat ini berkisar di bawah Rp10.000 per Kg. Sementara, Hpp ayam broiler kata dia berada di kisaran Rp16.500 per Kg, yang meliputi biaya untuk pakan, obat dan tenaga operasional.

Meski demikian, harga ayam di pasaran masih cukup tinggi, yakni sekitar Rp25.000 sampai Rp28.000. Maka ia menegaskan dalam kondisi saat ini, pihak yang paling dirugikan adalah peternak rakyat sementara yang paling diuntungkan broker dan pengecer di pasar.

Menurutnnya harga ayam broiler ini telah dimulai sejak paruh kedua 2019 lalu. Terus jatuhnya harga ayam kata dia, dipengaruhi oleh semakin banyaknya kandang besar yang mengakibatkan oversuplai di berbagai daerah sementara penyerapan tidak bertambah signifikan.

Sebab itu ia berharap pemerintah bisa melindungi para peternak rakyat dengan regulasi berupa perizinan yang lebih ketat untuk kandang besar. “Kami ingin solusi dari hulu, bukan sekadar solusi sementara seperti harga kesepakatan,” katanya.

Pada 2019, para peternak berharap 2020 keadaan bisa membaik, tapi ternyata baru awal tahun sudah dihantam dengan pandemi corona yang melemahkan daya beli masyarakat. Selama pandemi, pendapatan masyarakat menurun dan akhirnya mempengaruhi penyerapan produksi ayam.