Dua Beruang yang Lepas dari WRC Hendak Dilepasliarkan

Tim gabungan saat mengevakuasi beruang madu jantan yang lepas dari Wildlife Rescue Centre (WRC) Jogja Dusun Paingan, Kalurahan Sendangsari, Kapanewon Pengasih, Rabu (29/4/2020). - Harian Jogja/Jalu Rahman Dewantara
30 April 2020 09:47 WIB Jalu Rahman Dewantara Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO-- Dua beruang madu Sumatera yang sempat kabur dari Wildlife Rescue Center (WRC) Jogja milik Yayasan Konservasi Alam Yogyakarta (YKAY) di Dusun Paingan, Kalurahan Sendangsari, Kapanewon Pengasih, Rabu (29/4/2020), sejatinya hendak dilepasliarkan.

Hal itu diungkapkan oleh Pengelola YKAY, Tarko Sudiarto. Kedua hewan dilindungi itu kata Tarko, telah menjalani rehabilitasi selama lima tahun. Dalam kurun waktu itu, insting liar hewan tersebut mulai kembali seperti sedia kala sehingga dalam waktu dekat rencananya akan dirilis ke habitat aslinya.

Namun, karena wabah COVID-19, hal itu urung dilakukan. "Kami sudah komunikasi dengan sejumlah lembaga di Kalimantan, rencananya mau dirilis atau lepas liarkan di sana, tapi karena wabah corona, sementara itu belum bisa dilaksanakan," ujar Tarko.

Pernyataan senada disampaikan Kepala Seksi Konservasi Wilayah I Kulonprogo, Untung Suripto. Lebih lanjut ia menjelaskan kedua hewan ini masing-masing berjenis kelamin betina dan jantan. Untuk betina saat ini berusia lima tahun sementara yang jantan delapan tahun. Kedua hewan ini merupakan hasil sitaan dari kasus jual beki hewan ilegal di Yogyakarta.

"Keduanya merupakan hasil sitaan jual beli online di Yogyakarta dan rencananya mau translokasi ke hutan, kemungkinan Sumatera, tapi belum terlaksana karena ada wabah Corona," ujarnya.