Harga Gula Pasir Berangsur Turun

Ilustrasi gula pasir (JIBI/Bisnis Indonesia - Rachman)
07 Mei 2020 23:12 WIB Muhammad Nadhir Attamimi Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Gunungkidul memastikan harga gula pasir di pasaran yang sempat melambung hingga Rp19.000/kilogram, kini berangsur turun.

Sekretaris Disperindag Gunungkidul, Virgilio Soriano, mengungkapkan penurunan harga gula pasir terjadi sejak beberapa terakhir. Adanya penambahan stok dari Pemerintah Pusat membuat harga di pasar tradisional hingga swalayan berangsur-angsur turun. "Pasokan ke pasar terus ditambah," kata Virgilio kepada Harian Jogja, Kamis (7/5/2020).

Ia memastikan tingginya harga gula pasir selama ini terjadi lantaran minimnya stok. Setelah keran impor dibuka, stok bertambah dan harga mulai turun. Selain itu, operasi pasar yang terus dilakukan juga berdampak pada penurunan harga gula pasir.

Merujuk data Disperindag Gunungkidul, pada pekan kedua Mei harga gula pasir berada di kisaran Rp17.000 per kilogram. Pada akhir Maret, harga sempat berada di angka Rp19.000/kilogram.

Fajar, seorang pedagang di Pasar Argosari, Wonosari, mengungkapkan harga gula pasir saat ini mulai turun. Bahkan, harga terakhir berada di kisaran Rp16.500 per kilogram. Untuk gula curah ukuran 50 kilogram dijual Rp740.000. "Harga gula pasir mulai turun," ujarnya.