Lebih dari 44 Ribu Anak dari Keluarga Miskin Kembali Bersekolah Gratis
Lebih dari 44 ribu anak keluarga miskin kembali sekolah gratis melalui Sekolah Rakyat yang kini menjangkau 182 sekolah.
Suasana Rusunawa Giripeni sebagai rumah karantina di Kulon Progo masih kosong pada Kamis (7/5/2020). - (SuaraJogja.id/Hiskia Andika)
Harianjogja.com, KULONPROGO - Pemkab Kulonprogo sudah menyiapkan Rusunawa Giripeni untuk dijadikan salah satu rumah karantina bagi Pelaku Perjalanan (PP) dan Orang Tanpa Gejala (OTG) di Kulonprogo. Hingga saat ini fasilitas tersebut masih belum terisi oleh PP baik pendatang maupun pemudik.
Penjaga Rusunawa Giripeni, Agus Prihandono, mengatakan, saat ini kondisi rusunawa masih kosong. Meski masih belum ada orang yang menempati, tapi, kata dia, fasilitasnya sudah dipersiapkan.
"Saat ini masih belum ada yang menghuni, tapi untuk fasilitas sudah ready, tinggal menempati saja," ujar Agus, Kamis (7/5/2020).
Agus menyebutkan, bangunan lima lantai ini memiliki total 90 kamar yang tersedia. Penyediaan awal untuk ruangan karantina semula hanya 24 kamar, yang akan diisi maksimal dua orang per kamar. Kondisi tersebut bisa dikembangkan tergantung kebutuhan dan kondisi di lapangan nantinya.
Ditambahkan Agus, rusunawa ini sejatinya memang akan digunakan untuk hunian umum bagi masyarakat yang berkenan. Namun, rencana itu baru akan direaliasikan setelah masa pandemi Covid-19 berakhir.
"Sampai saat ini yang mendaftar di dinas PU untuk menghuni Rusunawa Giripeni ini sudah sekitar 20 KK," imbuhnya.
Warga sekitar rusunawa sendiri tidak merasa keberatan dengan dipilihnya rusunawa tersebut sebagai salah satu gedung karantina untuk penanganan Covid-19. Dikatakan Agus, pemerintah melalui dinas terkait juga sudah melakukan sosialiasi tentang hal itu.
"Pihak desa sudah berkoordinasi dengan Babinsa dan Bhabinkamtibmas bersama dengan pihak terkait dengan ditunjuknya rusunawa ini menjadi fasilitas gedung karantina," jelasnya.
Agus memastikan, tidak ada ketakutan yang berlebihan dari pihak desa. Pasalnya, rusunawa tersebut selain sudah diawasi dengan protokol kesehatan yang ada, letaknya juga berjauhan dari pemukiman warga.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Lebih dari 44 ribu anak keluarga miskin kembali sekolah gratis melalui Sekolah Rakyat yang kini menjangkau 182 sekolah.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 23 September 2026 dari Palur menuju Jogja lengkap dengan waktu keberangkatan di setiap stasiun.
Dana pendidikan gratis Rp93,7 triliun masih berupa hitungan awal. Mendiktisaintek akan membahasnya bersama Kemenkeu dan Danantara.
Harga iPhone 2027 berpotensi naik akibat biaya memori meningkat. Apple disebut sudah menyepakati harga RAM dan NAND Samsung untuk awal 2027.
Sleman Creative Weeks 2026 menghadirkan empat agenda seni dan budaya mulai 27 September hingga Oktober, termasuk festival film dan layang-layang.
Danantara membuka opsi mengembangkan perusahaan tekstil yang sudah ada, dengan mempertimbangkan mesin, teknologi, lapangan kerja, dan return investasi.