Ribuan Orang Mendaftar, 1.422 Pengunjung Indogrosir Siap Ikuti Tes Massal

Foto ilustrasi. - Ist/Freepik
11 Mei 2020 19:57 WIB Abdul Hamied Razak Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN- Pelaksanaan rapid diagnostic test (RDT) bagi 1.422 orang pengunjung Indogrosir sudah disiapkan. Pemkab Sleman menerjunkan puluhan personel baik dari tenaga medis, kepolisian, anggota TNI hingga relawan PMI untuk melaksanakan RDT massal ini.

Kepala Dinkes Sleman Joko Hastaryo mengatakan pengunjung Indogrosir yang mengikuti RDT massal ini adalah mereka yang belanja pada 19 April hingga 4 Mei. Berdasarkan data pendaftaran RDT massal klaster Indogrosir ini, Dinkes mencatat jumlah pendaftar yang memenuhi persyaratan mencapai 1.422 orang. Mereka yang memenuhi syarat seperti ber-KTP Sleman dan mengantongi bukti struk belanja pada tanggal yang ditentukan.

Dari 1.422 pendaftar, laki-laki sebanyak 528 orang dan perempuan 894 orang. Dari segi usia, hingga 17 tahun sebanyak 52 orang, 18-30 tahun sebanyak 471 orang, 31-49 sebanyak 844 orang, 50-60 sebanyak 304 orang dan di atas 60 tahun sebanyak 78 orang. "Jumlah total yang mendaftar 1.750 orang sementara 328 orang lainnya tidak memenuhi persyaratan," katanya kepada wartawan, Senin (11/4/2020).

Persiapan pelaksanaan RDT massal sendiri digelar di di GOR Pangukan, Tridadi, Sleman mulai Selasa (12/5/2020) hingga Kamis (14/5/2020). Pelaksaan rapid test setiap hari dari 1.442 pendaftar yang lolos ditargetkan sekitar 480 orang, yang dibagi dalam lima gelombang.

Dinkes menyediakan 10 tim untuk melayani sekitar 480 orang setiap hari. Setiap setengah jam, tim yang disiapkan diharapkan mampu merapid test 100 orang. Total waktu yang dibutuhkan untuk pelaksanaan rapid test hanya tiga jam saja.

"Personel medis yang kami siagakan 20 orang sementara personel penunjang dan pendukung sekitar 30 orang. Pengadaan RDT sudah siap. Kami menyediakan 3.000 RDT-kits," katanya.

Test RDT sendiri akan dilakukan dua kali. Jika pada RDT pertama dinyatakan negatif, maka pengunjung tersebut harus melakukan test kedua pada 19-24 Mei mendatang. "Kalau hasil RDT reaktif langsung kami lakukan uji swab. Mereka yang datang, saat diperiksa termogun panasnya tinggi, tidak perlu menunggu, langsung dirapid test," katanya.

Bupati Sleman Sri Purnomo menyatakan rapid test massal tersebut digelar menyusul rangkaian rapid test yang dilakukan kepada 344 orang managemen, karyawan dan penjaga tenant di Indogrosir. Dari tiga kali rangkaian rapid test yang dilakukan, sebanyak 60 orang saat itu reaktif dan 12 orang dinyatakan positif Covid-19.