Pasien Positif Covid-19 di Klaster Indogrosir Sudah 29 Orang

Ilustrasi - Freepik
14 Mei 2020 21:47 WIB Abdul Hamied Razak Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN—Jumlah pasien positif Covid-19 untuk klaster Indogrosir terus bertambah. Sebelumnya total pasien yang terinfeksi virus Corona sebanyak 26 orang, saat ini bertambah menjadi 29 orang.

Berdasarkan data Satgas Covid DIY, Kamis (14/5/2020) jumlah pasien positif Covid-19 dari Klaster Indogrosir bertambah tiga orang. Satu orang warga Bantul, yakni laki-laki 45 tahun (Kasus 184) dan dua orang lainnya warga Sleman, masing-masing perempuan 53 tahun (Kasus 185) dan laki-laki 20 tahun (Kasus 186).

Sebelumnya, hanya terdapat delapan orang warga Sleman di klaster Indogrosir ini. Dengan penambahan dua kasus terbaru, total warga Sleman yang masuk klaster Indogrosir bertambah menjadi 10 orang.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman sekaligus Koordinator Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sleman Joko Hastaryo mengatakan jika hasil rapid test massal bagi pengunjung Indogrosir dan banyaknya karyawan yang positif Covid-19 akan menjadi landasan bagi Pemkab untuk menyusun kebijakan ke depan.

"Hasil rapid test massal [dan karyawan yang positif Covid-19) akan dipetakan. Pemetaan yang dilakukan akan kami jadikan landasan untuk membuat kebijakan berikutnya," katanya.

Menurut Joko, 60 karyawan Indogrosir yang reaktif saat di-rapid test tanggal 2 dan 4 Mei seluruhnya sudah diswab. Hasilnya 29 orang karyawan Indogrosir yang positif Covid-19. Adapun hasil swab dari rapid test karyawan Indogrosir pada 5 dan 7 Mei sampai saat ini belum keluar.

Meskipun begitu, Joko mengaku lega melihat jumlah kasus rapid test massal untuk klaster Indogrosir tidak sebanyak yang dikhawatirkan sebelumnya. Total yang reaktif setelah rapid test adalah 60 karyawan dan 52 orang pengunjung. "Kami masih menunggu hasil swab seluruh yang reaktif," kata dia.