Skema Droping Air di Gunungkidul Berubah, Kapanewon Jadi Prioritas
BPBD Gunungkidul mengubah skema droping air bersih dengan memprioritaskan anggaran kapanewon menghadapi kemarau panjang 2026.
Anak-anak sedang bermain di sekitar Rusunawa, di Desa Karangrejek, Wonosari, Jumat (18/5/2018)./Harian Jogja-Jalu Rahman Dewantara
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pemkab Gunungkidul masih menunggu kepastian terkait dengan usulan pembangunan rumah susun sederhana sewa (Rusunawa) baru. Meski demikian, dari sisi desain dinilai lebih bagus karena rumah susun ini memiliki fasilitas yang lebih lengkap.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul, Eddy Praptono, mengatakan usulan pembangunan rusunawa sudah diajukan ke Pemerintah Pusat. Hanya saja, untuk kepastian apakah disetujui atau tidak belum mengetahui. “Kami masih menunggu kepastian. Yang jelas kami sudah menyediakan lokasinya,” kata Eddy kepada wartawan, Kamis (21/5/2020).
Menurut dia, lokasi rusunawa baru berada di Dusun Tawarsari, Desa Wonosari, tepatnya di sekitaran gudang milik DPURKP. “Kalau jadi dibangun, maka gudang untuk perbaikan alat berat dipindah,” ungkapnya.
Meski belum ada kepastian, Eddy menuturkan rusunawa ini lebih baik ketimbang yang ada di Desa Karangrejek, Wonosari. Dari sisi bangunan, ia mengakui tidak berbeda karena dibuat bertingkat. Namun dari sisi kelengkapan rusunawa baru akan lebih lengkap karena tidak hanya fasilitas kamar, tetapi juga dilengkapi dengan tempat tidur hingga peralataan untuk memasak. “Ya mirip apartemen karena penghuni tinggal menempati. Ini beda dengan Rusunawa Karangrejek, sebab penghuni harus mengisi peralatan dulu baru tinggal,” katanya.
Eddy menambahkan rusunawa mirip apartemen ini sudah dibangun di Kabupaten Bantul. “Mudah-mudahan bisa disetujui karena dengan dibangunnya rusunawa ini bisa memberikan fasilitas perumahan yang layak bagi warga berpenghasilan rendah,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPBD Gunungkidul mengubah skema droping air bersih dengan memprioritaskan anggaran kapanewon menghadapi kemarau panjang 2026.
DLH Sleman melarang limbah penyembelihan hewan kurban dibuang ke sungai demi mencegah pencemaran lingkungan saat Iduladha.
Microsoft mulai menghapus login OTP SMS dan beralih ke passkey demi meningkatkan keamanan akun pengguna dari ancaman siber.
PAD wisata Gunungkidul tembus Rp26 miliar hingga Mei 2026 didorong lonjakan kunjungan ke Pantai Drini dan Pantai Sepanjang.
Harga BBM dunia melonjak akibat konflik Iran, permintaan mobil listrik di Eropa naik drastis dan ubah pasar otomotif global.
Danantara menunjuk Luke Thomas Mahony sebagai Direktur Utama PT DSI untuk mengawal ekspor batu bara, sawit, dan fero alloy.