Wisata Kulonprogo Tutup Saat Libur Lebaran, Puluhan Kendaraan Nekat Masuk

Posko penjagaan wisatawan di pintu masuk utama Pantai Glagah, Kalurahan Glagah, Kapanewon Temon, Senin (25/5/2020). - Harian Jogja/Jalu Rahman Dewantara
25 Mei 2020 13:07 WIB Jalu Rahman Dewantara Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO—Sejumlah destinasi wisata di Kulonprogo ditutup untuk umum saat libur Lebaran karena pandemi Covid-19.

Salah satu yang tutup adalah Pantai Glagah. Destinasi wisata yang berlokasi di Kalurahan Glagah, Kapanewon Temon dan menjadi objek wisata unggulan di Kulonprogo itu sudah ditutup sejak 21 Maret 2020. Seluruh akses menuju kawasan pantai diblokade menggunakan palang kayu.

Wisatawan yang tetap nekat pelesiran ke sana bakal dihalau warga yang menjaga setiap pintu masuk pantai selama 24 jam nonstop. Hanya warga sekitar dan yang memiliki kepentingan mendesak saja yang boleh masuk ke Pantai Glagah.

"Penutupan ini berlangsung sampai batas waktu yang belum ditentukan," ujar Koordinator posko penjagaan Pantai Glagah,, Triyo Reno Andika, 27, saat ditemui awak media, Senin (25/5/2020).

Meski sudah ditutup, Reno mengungkapkan, masih ada saja masyarakat yang berupaya masuk ke kawasan pantai. Pada Minggu (24/5/2020) kemarin misalnya, posko mencatat ada sedikitnya 60 kendaraan berupaya masuk. Sementara untuk hari ini, tercatat ada sekitar 30-an kendaraan. Seluruh kendaraan itu mayoritas berasal dari Kebumen dan Purworejo, Jawa Tengah.

Namun tak semua kendaraan itu mereka tak mereka larang masuk. Ada beberapa yang diperbolehkan masuk karena alasan hendak bersilaturahmi dengan warga Glagah. "Kalau niatnya mau berwisata atau mancing, tentunya kami larang, tapi jika ada yang mau silaturahmi karena ini momen Lebaran, tentu kami persilakan," ucap Reno.

Tak hanya Pantai Glagah, objek wisata di kawasan Perbukitan Menoreh Kulonprogo, seperti Puncak Suroloyo, Kapanewon Samigaluh juga telah menutup diri. Di sana, penutupan dilakukan pada H-1 Lebaran atau Sabtu (23/5/2020).

"Sudah tutup, buat antisipasi penyebaran Corona yang dibawa wisatawan dan orang luar Suroloyo, ini sudah keputusan dusun dan Dinas Pariwisata Kulonprogo," ujar pegiat wisata Puncak Suroloyo, Windarno.

Pria yang membuka kendai kopi berjenama Kopi Suroloyo itu menuturkan, penutupan tersebut hanya berlangsung selama sepekan. Pada Minggu (31/5/2020) mendatang, rencananya obyek wisata yang berlokasi di Dusun Keceme, Kalurahan Gerbosari, Kapanewon Samigaluh itu akan kembali dibuka untuk umum. Namun wisatawan yang ingin piknik di sana, wajib mematuhi protokol pencegahan Covid-19.