Advertisement

Kendalikan Penyebaran Covid-19, Pengunjung Alun-Alun Utara Diwajibkan Isi Buku Tamu Digital

Catur Dwi Janati
Minggu, 07 Juni 2020 - 21:07 WIB
Budi Cahyana
Kendalikan Penyebaran Covid-19, Pengunjung Alun-Alun Utara Diwajibkan Isi Buku Tamu Digital Seorang pengunjung memindai buku tamu digital dari spanduk yang dipasang di pusat kuliner Alun-Alun Utara, Jogja, Sabtu (6/6/2020). - Harian Jogja/Desi Suryanto

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA—Kecamatan Gondomanan, Kota Jogja, punya kiat khusus untuk membantu penelusuran kontak (contact tracing) pasien Covid-19 melalui buku tamu digital yang dipasang di sekeliling Alun-Alun Utara.

Buku tamu digital disiapkan untuk menyambut new normal. Bentuknya berupa baliho yang memuat QR code. Camat Gondomanan Budi Santosa mengatakan inovasi tersebut berfungsi memastikan protokol pencegahan COVID-19 berjalan dengan baik. "Buku digital tersebut dipasang di seputar Alun-Alun utara, di kawasan kuliner," ujar Budi, Jumat (5/6/2020).

Alun-Alun Utara bagian timur dipasangi tujuh buku digital, sementara bagian barat ada empat. QR code juga hampir merata tersedia di sekitar pedagang kuliner.

PROMOTED:  Resmikan IKM di Umbulharjo, Dinas Perinkopukm Jogja Berharap IKM Naik Kelas

Budi menegaskan buku tamu digital wajib diisi oleh pengunjung di kawasan kuliner Alun-alun Utara. Pengunjung cukup memindai QR code yang tertera dan informasi data diri pengunjung akan tersambung dengan server. "Melalui buku digital ini, setiap pengunjung yang datang dapat terdata, pengunjung hanya perlu melampirkan data berupa nama lengkap, alamat, dan nomor telepon," terangnya.

Informasi itu akan digunakan untuk menelusuri riwayat kontak apabila sewaktu-waktu terjadi sebaran kasus Coron. “Bila terjadi sesuatu [penyebaran Covid-19], kami bisa mudah dalam menelusurinya, buku digital memiliki petugas  yang datanya sudah langsung terhubung dengan puskesmas," ujarnya.

Salah satu pelaku usaha kuliner Alun-Alun Utara, Denta Julian mengapresiasi adanya inovasi ini. Menurut pengelola Kedai Kopi Margomulyo tersebut, pembukaan kembali usaha di sekitar Alun-alun Utara akan mendatangkan banyak orang. "Adanya buku tamu digital ini memudahkan pencatatan pengunjung yang datang, nama, alamat, nomor ponsel yang dihubungi bahkan tanggal kunjungannya hingga berada di kedai apa bisa dilacak," ujarnya.

Semenjak status tanggap darurat Covid-19 ditetapkan di DIY, pedagang di Alun-Alun Utara sepakat tidak berjualan. Mendekati Lebaran, beberapa pedagang membuka dagangan, tetapi tidak serentak.

"Ketika buka, di sini wajib pakai masker, kapasitas pengunjung dikurangi, bahkan ada beberapa kedai yang akan memberikan masker kepada pengunjung yang tidak membawa," ujarnya.

Denta berharap perekonomian pedagang yang sempat mandek selama lebih dari dua bulan bisa kembali normal.

Advertisement

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Dirut BPJS Ketenagakerjaan Mengklaim Peserta Jamsostek Naik 7 Juta

News
| Jum'at, 07 Oktober 2022, 19:57 WIB

Advertisement

alt

Satu-satunya di Kabupaten Magelang, Wisata Arung Jeram Kali Elo Terus Dikembangkan

Wisata
| Kamis, 06 Oktober 2022, 07:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement