140 Penumpang Kapal Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Pencarian Diperluas
103 orang dievakuasi dari Kapal Virgo Transport 8 yang hilang kontak di Laut Jawa. Sebanyak 140 orang masih dalam pencarian SAR.
Seorang pengunjung memindai buku tamu digital dari spanduk yang dipasang di pusat kuliner Alun-Alun Utara, Jogja, Sabtu (6/6/2020)./Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, JOGJA—Kecamatan Gondomanan, Kota Jogja, punya kiat khusus untuk membantu penelusuran kontak (contact tracing) pasien Covid-19 melalui buku tamu digital yang dipasang di sekeliling Alun-Alun Utara.
Buku tamu digital disiapkan untuk menyambut new normal. Bentuknya berupa baliho yang memuat QR code. Camat Gondomanan Budi Santosa mengatakan inovasi tersebut berfungsi memastikan protokol pencegahan COVID-19 berjalan dengan baik. "Buku digital tersebut dipasang di seputar Alun-Alun utara, di kawasan kuliner," ujar Budi, Jumat (5/6/2020).
Alun-Alun Utara bagian timur dipasangi tujuh buku digital, sementara bagian barat ada empat. QR code juga hampir merata tersedia di sekitar pedagang kuliner.
Budi menegaskan buku tamu digital wajib diisi oleh pengunjung di kawasan kuliner Alun-alun Utara. Pengunjung cukup memindai QR code yang tertera dan informasi data diri pengunjung akan tersambung dengan server. "Melalui buku digital ini, setiap pengunjung yang datang dapat terdata, pengunjung hanya perlu melampirkan data berupa nama lengkap, alamat, dan nomor telepon," terangnya.
Informasi itu akan digunakan untuk menelusuri riwayat kontak apabila sewaktu-waktu terjadi sebaran kasus Coron. “Bila terjadi sesuatu [penyebaran Covid-19], kami bisa mudah dalam menelusurinya, buku digital memiliki petugas yang datanya sudah langsung terhubung dengan puskesmas," ujarnya.
Salah satu pelaku usaha kuliner Alun-Alun Utara, Denta Julian mengapresiasi adanya inovasi ini. Menurut pengelola Kedai Kopi Margomulyo tersebut, pembukaan kembali usaha di sekitar Alun-alun Utara akan mendatangkan banyak orang. "Adanya buku tamu digital ini memudahkan pencatatan pengunjung yang datang, nama, alamat, nomor ponsel yang dihubungi bahkan tanggal kunjungannya hingga berada di kedai apa bisa dilacak," ujarnya.
Semenjak status tanggap darurat Covid-19 ditetapkan di DIY, pedagang di Alun-Alun Utara sepakat tidak berjualan. Mendekati Lebaran, beberapa pedagang membuka dagangan, tetapi tidak serentak.
"Ketika buka, di sini wajib pakai masker, kapasitas pengunjung dikurangi, bahkan ada beberapa kedai yang akan memberikan masker kepada pengunjung yang tidak membawa," ujarnya.
Denta berharap perekonomian pedagang yang sempat mandek selama lebih dari dua bulan bisa kembali normal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
103 orang dievakuasi dari Kapal Virgo Transport 8 yang hilang kontak di Laut Jawa. Sebanyak 140 orang masih dalam pencarian SAR.
Kapal induk ITS Giuseppe Garibaldi dijadwalkan tiba di Jakarta 18 September 2026 dan disiapkan mendukung penanganan karhutla.
DLH Kulonprogo mendorong pengelola SPPG menguji limbah dapur MBG di laboratorium setelah muncul keluhan warga soal pencemaran.
Harga rumah di Jogja makin sulit dijangkau. REI DIY menyoroti kenaikan harga tanah dan material bangunan yang mencapai sekitar 25%.
Suahasil Nazara resmi menjadi Menkeu menggantikan Purbaya. Keberlanjutan pembiayaan Kopdes menghadapi jatuh tempo Rp40 triliun.
Sebanyak 189.473 warga Sleman menerima MBG hingga 16 September 2026. Belum ada sekolah yang dicoret dari daftar penerima.