Resmi, Sekolah Tatap Muka DIY Dicoba April 2021
Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY menargetkan uji coba pembelajaran tatap muka untuk 10 sekolah tingkat SMA dan SMK di DIY dilaksanakan pada pertengahan April 2021.
Ilustrasi pernikahan/Reuters
Harianjogja.com, KULONPROGO--Kantor Kementrian Agama Kulonprogo, mencatat sebanyak 404 pasangan di Kulonprogo telah melangsungkan akad nikah selama masa pandemi Covid-19.
Jumlah itu terhitung sejak Maret-Mei 2020. Rinciannya, 301 pasangan pada Maret, 89 pada April, dan 14 pada Mei. Dari jumlah tersebut, 274 pengantin melakukan akad nikah di luar Kantor Urusan Agama (KUA). "Sementara untuk bulan ini masih pendataan," ujar Kepala Kemenag Kulonprogo, Ahmad Fauzi, Selasa (9/6/2020).
Pria yang akrab disapa Fauzi ini mengatakan, selama pandemi, memang masih ada warga Kulonprogo yang menggelar pernikahan. Pihaknya juga membuka pendaftaran nikah, tapi secara online.
"Jumlah pendaftarnya bisa dibilang tak ada perubahan, hampir sama seperti sebelum adanya pandemi, cuma memang ada sedikit penurunan," ucapnya.
Menurut Fauzi pernikahan pada masa pandemi tidak menjadi persoalan selama dilakukan sesuai protokol kesehatan dan diutamakan digelar di Kantor Urusan Agama (KUA). Kalaupun ingin menggelar pernikahan di luar KUA, wajib memenuhi syarat-syarat yang sudah ditentukan Kemenag pusat. Antara lain, jaga jarak, mengenakan masker, dan tak mengundang banyak orang.
Sementara itu Penghulu KUA Kapanewon Pengasih, Sartono, mengatakan selama pandemi Covid-19 ada penurunan jumlah pernikahan baik yang digelar di KUA maupun rumah warga yang masih di lingkup Pengasih. Sebelum ada pandemi, pihaknya bisa menikahkan 30 sampai 50 pasangan per bulan.
"Tapi sejak ada Pandemi ada penurunan cukup drastis, pada April hanya lima, Mei dua dan Juni baru tiga," ucapnya.
Untuk menghindari penyebaran virus Corona, pihaknya menyarankan kepada calong pengantin untuk menggelar pernikahan di KUA. Dalam pelaksanaannya, proses akad nikah dipercepat dari yang biasanya bisa sampai 30 menit sampai jam, maka sekarang kurang dari itu.
"Jumlah yang hadir juga dibatasi, maksimal sepuluh orang, dan wajib mengenakan masker serta jaga jarak," terangnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY menargetkan uji coba pembelajaran tatap muka untuk 10 sekolah tingkat SMA dan SMK di DIY dilaksanakan pada pertengahan April 2021.
Prancis pertimbangkan gugatan hukum terhadap Israel usai insiden kekerasan terhadap aktivis flotilla bantuan Gaza.
Kemendikdasmen kucurkan Rp2 miliar bangun SD Muhammadiyah 2 Sorong yang rawan banjir, perkuat pendidikan di wilayah 3T.
PDHI dan AFKHI gelar safari nasional sosialisasi RUU Kedokteran Hewan, dorong regulasi komprehensif berbasis One Health.
Menkeu Purbaya optimistis target pendapatan negara 2026 tercapai. Coretax dan AI dorong kinerja pajak dan bea cukai meningkat.
Stadion Kansas City jadi venue penting Piala Dunia 2026. Simak jadwal lengkap fase grup hingga perempat final.