Klaster Indogrosir Belum Tuntas, Warga Sleman Kembali Ditemukan Terinfeksi Corona

Foto ilustrasi. - Ist/Freepik
11 Juni 2020 20:37 WIB Abdul Hamied Razak Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN--Dinkes Sleman terus berupaya menuntaskan tracing di klaster Indogrosir. Hasilnya, Kasus 253 seorang perempuan, berusia 38 tahun dinyatakan positif Covid-19 setelah melakukan kontak dengan kasus 237.

Kasus 237 sendiri seorang perempuan berusia 51 tahun dan tercatat sebagai karyawan Indogrosir.

"Antara kasus 237 dengan 253 ini ada hubungan keluarga, alamatnya sama," kata Kepala Dinas Kesehatan Sleman Joko Hastaryo, Kamis (11/6/2020).

Sebelum dinyatakan positif Corona, kata Joko, kasus 253 ini menjalani masa karantina di Asrama Haji. Setelah melakukan uji swab dan beberapa hari hasilnya dinyatakan positif. "Sejak Rabu (10/6/2020) kemarin, kami langsung merawatnya di RSUD Sleman," kata Joko.

Upaya untuk meminimalisir penyebaran virus Corona juga terus dilakukan Dinkes Sleman. Dinkes melanjutkan kegiatan rapid test tahap kedua bagi ASN dan pegawai non ASN di lingkungan Pemkab Sleman, Kamis (11/6/2020). Adapun tahap pertama sudah dilakukan pada Kamis (4/6/2020) lalu.

Selain mereka, peserta yang mengikuti rapid test massal tersebut merupakan petugas rapid test Indogrosir, tetangga pedagang pasar yang pada rapid test tanggal 9 Juni kemarin dinyatakan reaktif.

"Hasilnya, dari 339 yang mengikuti rapid test massal ini hanya satu orang yang reaktif. Sesuai prosedur, yang reaktif langsung menjalani masa karantina di Asrama Haji untuk diuji swab," kata Juru Bicara Satgas Covid-19 Sleman Shafitri Nurmala Dewi.