Objek Wisata Jadi Tempat Berkumpul Goweser, Satpol PP Bantul Khawatir Muncul Klaster Baru dari Pesepeda

Ilustrasi - Freepik
15 Juni 2020 15:37 WIB Jumali Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL—Satuan Polisi Pamong Praja (Pol PP) Bantul bakal membubarkan kelompok pesepeda atau goweser yang mengabaikan protokol kesehatan. Satpol PP Bantul khawatir goweser yang tidak mematuhi protokol kesehatan akan memunculkan klaster baru.

Kepala Satpol PP Bantul Yulius Suharta mengatakan saat ini banyak objek wisata di Bantul yang belum dibuka tetapi menjadi tempat kumpul para pesepeda. Alhasil, kerumunan tidak bisa dihindarkan lagi.

“Kami akan melakukan patroli pada titik-titik kumpul mereka. Selain itu kami juga akan tempatkan petugas seperti di Paseban. Tujuannya untuk mengingatkan mereka agar tidak berkerumun dan senantiasa mengedepankan protokol kesehatan,” kata Yulius, Senin (15/6/2020).

Yulius mengungkapkan saat ini jawatannya menempuh langkah persuasif. Namun, Satpol PP tidak akan segan untuk membubarkan paksa para pesepeda dan masyarakat yang nekat berkerumun dan tidak menerapkan protokol kesehatan.

“Karena kami tidak ingin ada klaster baru di Bantul,” ucapnya.

Fenomena banyaknya pesepeda menerobos objek wisata dan mengindahkan protokol kesehatan, juga dirasakan oleh sejumlah pedagang di kawasan Pantai Depok, Bantul. Pemilik rumah makan Salsabila, Dardi Nugroho mengungkapkan, pada akhir pekan lalu, banyak pesepeda dari DIY yang datang ke Pantai Depok. Bahkan di antara mereka tidak membawa masker.

“Oleh petugas mereka diminta untuk terus menjaga jarak, cuci tangan dan menggunakan masker,” terangnya.