Menggambar Karikatur, Alternatif Mengisi Kegiatan Selama di Rumah Saja

Ilustrator Harian Jogja, Hengky Kurniawan memberikan materi cara menggambar katikatur Rabu (17/6/2020). - Harian Jogja/Hery Setiawan
17 Juni 2020 22:17 WIB Hery Setiawan (ST 18) Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA - Pandemi tak menyurutkan minat masyarakat untuk berkreasi. Sejumlah kegiatan produktif dapat menjadi pilihan untuk mengusir rasa bosan selama melakoni anjuran pembatasan fisik. Seperti yang dilakukan Harian Jogja pada Rabu (17/6/2020). Media lokal yang berbasis di Kota Jogja ini menggelar kelas karikatur secara daring.

Hengky Irawan, fasilitator dalam kelas tersebut mengatakan kegiatan itu bertujuan untuk mengajak masyarakat agar tetap produktif di masa pandemi. Karikatur sendiri merupakan seni yang menggambar yang terbilang mudah dan bisa dikerjakan di berbagai medium.

"Kegiatan ini merupakan alternatif yang positif guna mengisi waktu masyarakat selama melakoni kegiatan di rumah. Karikatur juga bisa diaplikasikan di mana saja. Mau kertas, tembok, papan tulis, atau tanah sekali pun tidak jadi masalah," kata Hengky.

Baca juga: Kisah Icha, Mahasiswa Jogja Terinfeksi Covid-19 yang Selesaikan Tugas Akhir Saat Isolasi di RS

Laki-laki yang juga salah satu anggota tim artistik Harian Jogja itu menerangkan bahwa peserta tampak antusias selama melakoni kelas karikatur daring. Sambil mendengar arahan Hengky, peserta bisa langsung menerapkan sendiri di rumah.

Apalagi, saat ini teknologi benar-benar memudahkan seseorang dalam mengerjakan karya karikatur. Termasuk memudahkan mereka yang masih dalam tahap belajar.

Menurut Hengky, dunia karikatur Indonesia masih minim apresiasi. Berbeda dengan di luar negeri di mana para seniman karikatur bisa mendulang banyak untung dari karya yang mereka buat. Namun, keresahan itu tampaknya mulai tak berlaku saat ini.

Bagi siapapun yang mau belajar, sekarang saatnya untuk memulai berkarya secara nyata. Karya karikatur yang dibuat dapat dikirim kepada peminat di luar negeri. Terlebih, saat ini teknologi informasi makin memudahkan proses pengiriman karya.

"Sekarang kan serba mudah. Kalau di era digital seperti sekarang justru membuka peluang untuk bisa go internasional. Kita bisa berekspresi ke seluruh dunia," ujarnya.