Target RPJMD DIY Dikejar di Tahun Terakhir, Kemiskinan Jadi Tantangan
RPJMD DIY 2022-2027 masuk tahun terakhir. Pemda optimistis capai target meski kemiskinan dan ketimpangan masih jadi tantangan.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, JOGJA-Gugus Tugas Penanganan Covid-19 DIY mengumumkan satu penambahan kasus positif pada Jumat (19/6/2020). Kabar baiknya, sebanyak tujuh kasus dinyatakan sembuh setelah hasil laboratoriumnya negatif dua kali berturut-turut.
Juru Bicara Pemerintah Daerah (Pemda) DIY, Berty Murtiningsih, menjelaskan satu penambahan kasus positif yakni Kasus 279, laki-laki, 42 tahun warga Sleman. Laporan ini merupakan hasil pemeriksaan pada 169 sampel dari 135 orang. “Kasus 279 memiliki riwayat perjalanan dari Timika, alamat tempat tinggal di Sleman,” ujarnya.
Pengunjung Malioboro Akan Dibatasi Maksimal Hanya 2.500 Orang
Adapun kasus sembuh meliputi Kasus 161, laki-laki 34 tahun warga Umbulharjo, Kota Jogja; Kasus 243, laki-laki 34 tahun warga Wonosari, Gunungkidul; Kasus 256, laki-lak 36 tahun warga Kasihan, Bantul; Kasus 257, laki-laki 39 tahun warga, Ngaglik Sleman; kasus 260, laki-laki 38 tahun warga Moyudan, Sleman; Kasus 261, laki-laki 36 tahun warga Piyungan, Bantul; dan kasus 271, perempuan empat tahun warga Pajangan, Bantul.
Dengan penambahan ini maka total kasus positif DIY menjadi sebanyak 277 kasus, dengan 226 kasus telah sembuh. Penambahan kasus positif kembali terjadi setelah sehari sebelumnya, Kamis (18/6/2020) tidak ada penambahan kasus positif.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
RPJMD DIY 2022-2027 masuk tahun terakhir. Pemda optimistis capai target meski kemiskinan dan ketimpangan masih jadi tantangan.
Bek Persib Bandung Frans Putros masuk skuad sementara Irak untuk Piala Dunia 2026 dan berpeluang mencetak sejarah bagi Liga Indonesia.
Rumah di Panggungharjo Bantul terbakar dini hari diduga korsleting listrik, kerugian sekitar Rp20 juta
AAP rilis panduan baru: waktu istirahat sekolah wajib dilindungi sebagai kebutuhan dasar anak, bukan kemewahan. Simak manfaat medisnya di sini.
Satgas PPKS UPNVY selidiki dugaan kekerasan seksual yang viral di media sosial dengan komitmen perlindungan korban dan investigasi objektif.
Ibunda Fedi Nuril, Gusmawati Nuril binti Hasan Basri, meninggal dunia pada Selasa 19 Mei 2026. Unggahan duka banjir doa dari penggemar.