Top Ten News Harianjogja.com Edisi Sabtu 25 Juli 2026
Redaksi kembali menghadirkan rangkuman Top Ten News Harianjogja.com edisi Sabtu (25/7/2026) yang merangkum isu paling hangat dan strategis.
Asisten Sekda Bidang Pemberdayaan SDM Umar Priyono (tengah) saat menerima bantuan APD untuk tenaga medis di Bangsal Wiyoto Projo, Jumat (19/6/2020). /Harian Jogja-Sunartono
Harianjogja.com, JOGJA--Pemda DIY menyatakan masih terbuka untuk menampung bantuan alat pelindung diri (APD) untuk penanganan Covid-19. Stok APD setiap hari dibutuhkan terutama untuk tenaga medis yang bekerja di rumah sakit, klinik maupun puskesmas.
Asisten Sekda Bidang Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (SDM) Umar Priyono menjelaskan kebutuhan APD akan terus berlanjut seiring adanya pandemi corona. Pengajuan APD dari pemerintah pusat melalui BPBD DIY juga terus dilakukan, begitu juga dengan pengadaan melalui dinas terkait. Kebutuhan APD saat ini meningkat karena semua tenaga medis membutuhkannya agar tidak terjadi penularan Covid-19.
"Kami masih kekurangan [APD] contoh konkret ini sedang mengajukan [lewat] BPBD. Karena ada kegiatan rutin seperti cek darah sehingga perlu APD, agar orang yang dites maupun petugas medisnya tercegah dari penularan. Kebutuhan di level masyarakat meningkat, kalau ada bantuan seperti ini bisa disalurkan sehingga kami masih sangat terbuka terhadap dukungan berbagai pihak," katanya di sela-sela penyerahan bantuan APD dari Sampoerna dan Yayasan Rumah Kita di Bangsal Wiyoto Projo, Kantor Gubernur DIY, Jumat (19/6/2020) pagi.
Baca juga: Permohonan Melonjak Signifikan, Layanan SIM di Gunungkidul Buka Lebih Pagi
Umar mengatakan kebutuhan mendesak APD itu antara lain faceshield, sepatu dan APD full set. Kebutuhan itu meningkat karena sebagian besar APD hanya untuk sekali pakai. Adapun bantuan APD tersebut akan didistribusikan ke rumah sakit rujukan yang dikoordinasikan oleh Gugus Tugas Penanganan Covid-19 DIY.
"Karena penggunaan sehari satu, bisa dibayangkan kebutuhannya berapa jika melihat operasi yang dilakukan. Baik melalui BPBD atau rumah sakit, prinsipnya kami menerima kontribusi oleh pihak punya kepedulian terhadap penanggulangan Covid," katanya.
Baca juga: Waswas dengan Covid-19, 2 Pengawas Pemilu di Bantul Mundur
Direktur Yayasan Rumah Kita Andrianus Uran mengatakan bantuan itu terdiri atas 7.500 masker kain, 600 baju hazmat, 150 alat pelindung diri dan 250 face shield. Bantuan itu merupakan kerja sama dengan Sampoerna untuk membantu pemerintah dalam mencegah penularan Covid-19. Bantuan APD sengaja diberikan untuk DIY karena telah melihat kasusnya yang tidak terlalu tinggi dan bisa terkendali sehingga perlu dukungan seperti APD untuk menurunkan kasus.
"Bantuan ini lebih pada tenaga medis agar terlindungi. Kami tidak bisa membayangkan bagaimana susahnya ketika ada tenaga medis yang terinfeksi corona, maka jumlah tenaga yang merawat jadi berkurang. Bantuan ini kami berikan Pemda DIY untuk didistribusikan ke tenaga medis agar bisa melindungi mereka," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Redaksi kembali menghadirkan rangkuman Top Ten News Harianjogja.com edisi Sabtu (25/7/2026) yang merangkum isu paling hangat dan strategis.
LeBron James bergabung dengan Philadelphia 76ers dan menargetkan membawa klub tersebut meraih gelar juara NBA kelima dalam kariernya.
PAN Kota Jogja menuntaskan Rakerda 2026 dengan lima komitmen utama untuk memperkuat konsolidasi dan menyiapkan strategi menghadapi Pileg serta Pilwalkot.
Kimi Antonelli tak terkejut Ferrari dan McLaren mendominasi GP Hungaria 2026. Lando Norris merebut pole position pertamanya musim ini.
Dua SPPG di Kulonprogo masih disuspend. Pemkab memperketat pengawasan SOP dan mendorong seluruh pengelola melengkapi perizinan.
Program Tani Cilik di Kapanewon Turi mengajak anak-anak memanen padi, melon, ubi, hingga mengikuti tradisi Wiwitan.