Tes Swab Mandiri untuk Naik Pesawat, Pemuda Kulonprogo Ketahuan Terinfeksi Corona

Ilustrasi pesawat terbang - Pixabay
20 Juni 2020 19:27 WIB Jalu Rahman Dewantara Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO—Seorang pemuda asal Kapanewon Panjatan, Kulonprogo, ketahuan terinfeksi virus Corona setelah melakukan tes swab mandiri sebagai syarat naik pesawa. Pria berusia 26 tahun ini tidak menunjukkan gejala apa pun atau dikategorikan orang tanpa gejala (OTG).

Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Kulonprogo mengumumkan tambahan tiga pasien baru positif Corona, Sabtu (20/6/2020). Seluruh pasien itu kini menjalani isolasi mandiri di RSUD Wates.

“Ketiga pasien ini berstatus orang tanpa gejala [OTG] dan sudah diisolasi di RSUD Wates sejak siang tadi,” ujar Juru Bicara Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Dinas Kesehatan Kulonprogo, Baning Rahayu Jati kepada awak media, Sabtu sore.

BACA JUGA: Seorang Warga Lebih dari 3 Bulan Terinfeksi Corona, Kecamatan Ini Jadi Daerah Terlama Jadi Zona Merah Covid-19

Ketiga pasien itu berjenis kelamin laki-laki dengan penomoran masing-masing Kasus Positif (KP) 13, 14, dan 15. Di Pemda DIY, mereka diidentifikasi sebagai Kasus 285, Kasus 286, dan Kasus 287.

Untuk KP-13 usia 18 dan KP-14 usia 50 berasal dari Kapanewon Temon. Keduanya kata Baning masih memiliki hubungan keluarga dan terkait dengan pasien KP-12, perempuan berusia 49 tahun asal Temon, yang berdasarkan hasil tracing pernah melakukan kontak dengan bakul ikan asal Desa Jogoboyo, Kecamatan Purwodadi, Purworejo. KP-12 telah menjalani isolasi mandiri di RSUD Wates sejak Rabu (17/6/2020). 

BACA JUGA: Maksimal Hanya 2.500 Orang, Begini Cara Pemkot Jogja Pantau Jumlah Pengunjung Malioboro

"Untuk KP-13 ini ditengarai berkontak dengan KP-12 yang sebelumnya melakukan kontak dengan kasus positif Purworejo [bakul ikan] tapi ini masih dikaji lebih lanjut. Sementara KP-14 berdasarkan hasil tracing kami pernah melakukan kontak dengan pedagang ikan Purworejo," ujarnya.

Sementara, KP-15, pemuda berusia 26 tahun dari Kapanewon Panjatan diketahui positif Covid-19 berdasarkan hasil tes swab mandiri. "Pasien mengetahui positif setelah melakukan tes swab mandiri untuk melengkapi persyaratan penerbangan," ujar Baning.

Dalam catatan Pemda DIY, pria 26 tahun itu punya riwayat perjalanan dari Kutai.

BACA JUGA: Mulai Senin, Kalisuci Dibuka untuk Umum

Dengan tambahan ini, total akumulasi pasien positif Covid-19 di Kulonprogo sebanyak 15 orang. 11 di antara mereka dinyatakan sembuh dan sudah diperbolehkan pulang. Empat sisanya, yakni KP-12, 13, 14 dan 15 masih menjalani isolasi mandiri di RSUD Wates.

BACA JUGA: Gugus Tugas: DIY Masuk Zona Kuning Persebaran Corona

Sementara, orang dalam pemantauan (ODP) yang tercatat Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Kulonprogo sebanyak 1.772. Sebanyak 46 masih dipantai. Adapun pasien dalam pengawasan (PDP) ada 93. "Dari jumlah itu satu orang masih dalam pemantauan kami," tutur Baning.

Baning mengimbau masyarakat Kulonprogo untuk tetap waspada dan  melaksanakan protokol kesehatan. Sebisa mungkin hindari kerumunan, gunakan masker dan jaga jarak satu sama lain. "Karena  tidak tahu siapa yang membawa virus,” ucap dia.

Dia juga meminta masyarakat untuk meningkatkan daya tahan tubuh dengan makan gizi seimbang, istirahat cukup dan kelola stres dengan baik.