Belajar Daring Berlanjut, 49 Sekolah di DIY Tak Terhubung Internet

Foto ilustrasi. - Ist/Freepik
22 Juni 2020 16:17 WIB Lugas Subarkah Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA-Sebanyak 49 sekolah di DIY masih belum terhubung jaringan Internet atau blank spot. Padahal, tahun ajaran baru yang akan dimulai pada 31 Juli mendatang rencananya masih akan menggunakan sistem daring.

Plt Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga DIY, Bambang Wisnu Handoyo, menuturkan 49 sekolah tersebut tingkat SMA/SMK yang kebanyakan berlokasi di Gunungkidul dan Kulonprogo. "Untuk mensukseskan pendidikan online, blank spot harus kita atasi," ujarnya, Senin (22/6/2020).

Menurutnya, dengan atau tanpa Covid-19, pendidikan online harus dimulai dari sekarang. Hal ini diperlukan untuk menyesuaikan dunia pendidikan dengan perkembangan teknologi, dimana berbagai materi pelajaran sudah bisa diakses lewat jaringan internet.

Ia mencontohkan dalam pelajaran geografi, dulu siswa harus menghafal peta buta. Sekarnag, google menyediakan data yang lebih komprehensif. "Yang penting berapa persen olmu bisa didapat dari internet. Tatap muka semestinya hanya untuk pelajaran yang memang memerlukan tatap muka," katanya.

Untuk mendukung pendidikan online, pohaknya juga akan mengundang operator jaringan untuk bekerjasama, sehingga sekolah tidak perlu mengalokasikan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk membeli pulsa. "BOS bisa digunakan untuk lainnyabyang lebih penting," ungkapnya.

Untuk mengoneksikan 49 sekolah yang masih blank spot, ia berkoordinasi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika DIY. Jika tidak bisa diakomodir dalam Belanja Tidak Terduga (BTT), pengadaan akan dianggarkan dalam perubahan 2020.