Advertisement
Kabar Baik, Kasus Covid-19 di DIY Hari Ini Nihil, 7 Sembuh
Foto ilustrasi. - Ist/Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA-Gugus Tugas Penanganan Covid-19 DIY mengumumkan tidak ada penambahan kasus positif pada Senin (22/6/2020). kabar baiknya, sebanyak tujuh kasus dinyatakan sembuh setelah hasil laboratorium negatif dua kali berturut-turut.
Juru Bicara Pemerintah Daerah (Pemda) DIY, Berty Murtiningsih, menjelaskan tidak adanya kasus positif ini berdasarkan hasil pemeriksaan pada 153 sampel dari 139 orang di dua laboratorium, yakni BBTKL PP dan FK UGM. “Maka total kasus positif di DIY tetap 288 kasus.
Advertisement
Adapun kasus sembuh meliputi Kasus 219, laki-laki 24 tahun warga Godean, Sleman; Kasus 242, laki-laki 35 tahun warga, Karangmojo, Gunungkidul; Kasus 267, laki-laki 40 tahun warga Karangmojo, Gunungkidul; kasus 268, laki-laki 54 tahun warga, Karangmojo, Gunungkidul; Kasus 269, laki-laki 39 tahun warga Karangmojo, Gunungkidul; kasus 270, laki-laki 53 tahun warga Karangmojo, Gunungkidul; dan Kasus 278, laki-laki 56 tahun warga Pleret, Bantul.
Kasus 242, 267, 268, 269 dan 270 tersebut merupakan bagian dari klaster pemasok ikan Semarang-Jogja. Sedangkan kasus 219 merupakan bagian dari klaster Indogrosir dan kasus 278 memiliki riwayat perjalanan dari jakarta. Dengan penambahan ini maka kasus sembuh menjadi sebanyak 238 kasus.
Penemuan kasus kembali nihil setelah sehari sebelumnya, Minggu (21/6/2020) ditemukan kasus positif sebanyak tiga kasus dan Sabtu (20/6/2020) sebanyak delapan kasus. Penemuan kasus nihil terakhir terjadi pada Kamis (18/6/2020).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
KPK Jerat Yaqut dan Gus Alex, Kerugian Negara Kasus Haji Tunggu BPK
Advertisement
Destinasi Favorit Terbaru di Sleman, Tebing Breksi Geser HeHa Forest
Advertisement
Berita Populer
- Dana Desa di Kulonprogo Dipangkas, Tiap Kalurahan Dapat Rp300 Juta
- KDMP di DIY Mulai Suplai Bahan Pangan untuk Program MBG
- Keluarga ADP Pertanyakan Penghentian Penyelidikan, Ini Alasannya
- Sleman Perkirakan Dana Desa 2026 Hanya Rp350 Juta per Kalurahan
- Super Flu Muncul di Jogja, Dinkes: Pasien Sudah Sembuh
Advertisement
Advertisement



