Advertisement
Kincir Tambak Udang di Kulonprogo Makan Korban
Proses evakuasi korban kesetrum di tambak udang di wilayah Dusun Pasir Kadilangu, Kalurahan Jangkaran, Kapanewon Temon, Senin (22/6 - 2020)./Ist
Advertisement
Harianjogja.com, KULONPROGO--Nasib nahas menimpa Untung Setiyono, 31. Warga Purworejo, Jawa Tengah itu meregang nyawa diduga karena tersengat aliran listrik saat hendak membenahi kincir tambak udang di Dusun Pasir Kadilangu, Kalurahan Jangkaran, Kapanewon Temon, Senin (22/6/2020).
"Berdasarkan laporan warga, korban tewas kesetrum saat hendak membenarkan kincir di salah satu tambak di Pasir Kadilangu," ujar Kasatreskrim Polres Kulonprogo, AKP Munarso, saat dikonfirmasi, Senin.
Advertisement
Munarso menerangkan, Untung ditemukan tewas di lokasi kejadian sekitar pukul 12.00 WIB. Berdasarkan penuturan sejumlah saksi, lanjut Munarso, sebelum kejadian, pria asal Desa Ngombol, Kecamatan Ngombol, Purworejo itu bermaksud memperbaiki kincir yang rusak di tambak udang.
BACA JUGA: Kabar Baik, Kasus Covid-19 di DIY Hari Ini Nihil, 8 Sembuh
"Dimungkinkan korban lupa tidak mematikan aliran listrik sehingga bisa tersetrum," kata Munarso.
Dijelaskan Munarso, korban dievakuasi relawan PMI Kulonprogo dan Tim Inafis Polres Kulonprogo. Jasad korban kemudian dibawa ke RSUD Wates untuk dilakukan pemeriksaan.
"Hasil pemeriksaan tim medis RSUD Wates ditemukan luka bakar di telapak tangan dan lengan atas sebelah kiri, dan tidak ditemukan tanda tanda penganiayaan," ucapnya. Selanjutnya jazad korban diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Jembatan Kereta Api Ambruk di Jiangsu China, Lima Pekerja Tewas
Advertisement
Wisata ke Meksiko Dilarang Bawa Vape, Turis Terancam Penjara 8 Tahun
Advertisement
Berita Populer
- Gunungkidul Tunggu Izin Kemendagri untuk Pemilihan Lurah 2026
- Empat Pemuda Mabuk Curi Motor di Pleret, Satu Masih Buron
- Kuota Penonton PSIM Jogja vs Persis Solo Naik Jadi 9.000 Orang
- Pemkab Gunungkidul Targetkan 5.000 Alat Timbang Ditera Ulang di 2026
- Hujan Mereda, BPBD Kulonprogo Tetap Imbau Warga Siaga Bencana
Advertisement
Advertisement



