Geopark Gunungsewu Akan Dinilai Lagi UNESCO, Ini Persiapan Gunungkidul
Gunungkidul bersiap menghadapi revalidasi Geopark Gunungsewu sebagai UNESCO Global Geopark pada 2027 dengan membenahi sejumlah catatan UNESCO.
Ilustrasi/Pixabay
Harianjogja.com, WONOSARI – Jumlah pasien demam berdarah di Gunungkidul hingga Juni ini ada 878 kasus. Meski demikian, dari kasus ini tidak ada pasien yang terjangkit virus corona bersamaan dengan penyakit DBD.
Kepala Bidang Pencegahan dan Penularan Penyakit, Dinas Kesehatan Gunungkidul, Sumitro mengatakan, hingga pertengahan tahun ini ada 878 kasus DBD. “Adapun rinciannya, pasien laki-laki berjumlah 471 kasus dan sisanya sebanyak 401 merupakan kasus pasien perempuan,” katanya Senin (23/6/2020).
BACA JUGA : Awas, Pasien Covid-19 Berisiko Terkena Demam Berdarah
Menurut dia, ada potensi penderita DBD juga terpapar virus corona. Hal ini diperkuat pernyataan dari Kementerian Kesehatan, dimana ada 430 daerah yang terdapat kasus infeksi ganda. Meski demikian, Sumitro memastikan di Gunungkidul tidak ada kasus tersebut. Pasalnya, dari 50 kasus pasien positif corona, tidak ada yang terdeteksi terserang DBD.
“Kasusnya sendiri-sendiri dan tidak ditemukan ada pasien yang sakit DBD bersamaan dengan positif corona,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gunungkidul bersiap menghadapi revalidasi Geopark Gunungsewu sebagai UNESCO Global Geopark pada 2027 dengan membenahi sejumlah catatan UNESCO.
Jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis Minggu 20 September 2026 tersedia mulai 07.30 WIB dengan tarif perjalanan Rp12.000.
Jadwal DAMRI dari YIA Sabtu 20 September 2026 tersedia ke sejumlah tujuan Jogja dan Sleman dengan tarif promo Rp50.000.
Jadwal KA Bandara YIA Minggu 20 September 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA lengkap.
Cukup Rp8.000, Ini Jadwal Lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo Hari Ini.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 20 September 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur. Simak jadwal tiap stasiun hingga Jogja.