Lebih dari 100.000 Orang di DIY Telah Disuntik Vaksin
Vaksinasi Covid-19 tahap kedua untuk kalangan lanjut usia dan pelayan publik di DIY masih berjalan. Hingga Jumat (19/3/2021), total penerima vaksin telah mencapai 97.583 jiwa.
Ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, KULONPROGO—Anggota Badan Anggaran DPRD Kulonprogo, Istana, meminta Pemkab memperbaiki basis data terpadu (BDT) warga miskin di Bumi Menoreh menyusul kian banyaknya masyarakat penerima bantuan pada masa pandemi Covid-19.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik Kulonprogo, angka kemiskinan di Kulonprogo pada 2019 sebesar 17,38%, sementara jumlah penerima bantuan Jaring Pengamanan Sosial dari Pemerintah Pusat hingga desa dalam menghadapi pandemi Covid-19 mencapai 62% dari total 148.356 kepala keluarga (KK).
Tingginya jumlah penerima bantuan sosial (bansos) ini membuat Istana kaget. Dikhawatirkan ada warga yang sebenarnya masuk kategori mampu tetapi tetap memperoleh bantuan tersebut sehingga riskan menimbulkan konflik sosial.
Untuk itu, Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kulonprogo perlu memperbaiki data. "Perbaikan sudah saatnya dilakukan supaya pemberian bantuan bisa tepat sasaran," kata Istana kepada wartawan, Minggu (28/6/2020).
Kepala Dinsos P3A Kulonprogo, Yohanes Irianta, mengatakan total penerima bansos pada masa pandemi ini sebanyak 62% dari total 148.356 KK. Bantuan itu meliputi Bantuan Sosial Tunai (BST) dari Kementerian Sosial; bantuan sosial dari Pemda DIY; penerima bantuan pangan nontunai (BPNT) reguler; BLT dari kabupaten dan BST yang bersumber dari dana desa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Vaksinasi Covid-19 tahap kedua untuk kalangan lanjut usia dan pelayan publik di DIY masih berjalan. Hingga Jumat (19/3/2021), total penerima vaksin telah mencapai 97.583 jiwa.
Kebakaran berulang terjadi di rumah pemotongan ayam di wilayah Mriyan, Kalurahan Margomulyo, Kapanewon Seyegan, Sleman, dalam dua hari terakhir.
Persis Solo terdegradasi ke Liga 2. Dirut Ginda Ferachtriawan minta maaf dan siapkan restrukturisasi besar demi kebangkitan tim.
76 Indonesian Downhill 2026 di Bantul berlangsung ekstrem. Andy juara tipis, kelas junior justru catat waktu tercepat.
Warga Boyolali menemukan batu diduga stupa dan prasada. Diduga peninggalan Mataram Kuno abad 8-9, kini diteliti Disdikbud.
Jumlah investor saham di Jogja tembus 322 ribu per April 2026. Tumbuh 30% setahun, didorong edukasi dan minat generasi muda.