PPDB SMA/SMK: Hari Pertama Tak Ada yang Datang ke Sekolah, Pelaksanaan Berjalan Lancar

Ilustrasi PPDB. - JIBI
30 Juni 2020 06:57 WIB Lugas Subarkah Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Pelaksanaan hari pertama PPDB di beberapa SMA terpantau lancar. Kendati seluruh proses dilakukan dengan cara online, satu-dua pendaftar masih terlihat datang ke sekolah untuk mencari informasi.

Kepala Sekolah SMA N 8 Jogja, Rudi Prakanto, mengatakan pada hari pertama kuota seluruh jalur pendaftaran telah terpenuhi. "Hari pertama berjalan lancar. Tidak ada yang datang ke sekolah, hanya ada satu orang tua yang meminta informasi kuota PPDB," katanya Senin (29/6/2020).

Dalam PPDB kali ini terdapat empat jalur meliputi zonasi sebesar 55%, afirmasi 20%, perpindahan orang tua 5% dan prestasi 20%. Adapun kuota SMA N 8 Jogja totalnya 288 siswa, dengan rincian IPA 252 siswa dan IPS 36 siswa.

BACA JUGA : PPDB SMA/SMK: Banyak Pendaftar Cabut Berkas

Kepala Sekolah SMA N 6 Jogja, Hajarwati, menuturkan dari kuota 252 siswa untuk IPA dan 36 siswa untuk IPS, pada hari pertama sidah terdaftar 227 orang untuk IPA dan 34 orang untuk IPS.

Kebanyakan pendaftar di SMA ini menggunakan jalur zonasi, hingga melebihi kuota. Sementara ketiga jalur lainnya kuota masih belum terpenuhi. Semisal pada jalur afirmasi IPA kuota 50 siswa dan IPS tujuh siswa, baru terdaftar empat orang untuk IPA dan tiga orang untuk IPS.

Ia mengatakan pada hari pertama PPDB berjalan lancar dan belum menemui kendala. Sementara beberapa pendaftar masih terlihat datang ke sekolah. "Satu-dua masih ada," ungkapnya.

BACA JUGA : PPDB SMP Jalur Prestasi Diprotes, Ini Jawaban Disdikpora

Admin Operator PPDB SMA N 3 Jogja, Rudy Hartanto, menjelaskan hampir semua kuota di setiap jalur telah terpenuhi. Hanya pada jalur afirmasi jurusan IPA masih kosong cukup banyak, yakni dari 43 kuota yang disediakan, baru enam orang yang mendaftar.

Adapun total kuota yang disediakan yakni sebanyak 216 siswa untuk IPA dan 36 siswa untuk IPS. "Kebetulan ada empat siswa kelas X tidak naik. Ini akan mengurangi jatah kursi," ungkapnya.