Cuaca Jogja Hari Ini 5 September 2026, Suhu Capai 33 Derajat
Prakiraan cuaca DIY hari ini, Sabtu 5 September 2026, didominasi berawan. Suhu tertinggi mencapai 33°C di Gunungkidul.
Anggota Komisi B DPRD DIY Nurcholis Suharman. /Ist-DPRD DIY.
Harianjogja.com, JOGJA—DPRD DIY meminta Pemda DIY untuk menjadikan petani sebagai peran utama dalam membangun ketahanan pangan di wilayah DIY.
Anggota Komisi B DPRD DIY Nurcholis Suharman menjelaskan, pemerintah harus melibatkan petani atau Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) dalam membuat dan menerapkan konsep ketahanan pangan di DIY. Mengingat petani sebagai penghasil pangan dan mengetahui secara persis terkait berbagai kendala yang harus di atasi di lapangan dalam hal menghasilkan bahan pangan.
BACA JUGA : Begini Cara Warga Godean Mendorong Ketahanan Pangan
“Nanti pemerintah sebagai fasilitator saja, karena kalau ketahanan pangan ini semua diserahkan pemerintah, tidak akan mampu mengcover semua kebutuhan pangan di DIY. Posisi petani dalam ketahanan pangan ini harus menjadi sentral, yang nanti didukung oleh sektor lain,” katanya, Kamis (2/7/2020).
Dalam pelibatan petani tersebut, lanjutnya, pemerintah butuh pihak ketiga atau swasta dalam rangka menjadi pengendali rantai distribusi pangan. Hanya saja untuk wilayah DIY, pihak ketiga ini bisa dijalankan oleh perusahaan pelat merah seperti BUMD Tarumartani yang saat ini membidangi masalah pangan.
Melalui pelibatan BUMD, maka petani diharapkan tidak dirugikan karena posisi BUMD yang sudah disuntik dengan dana APBD tentu komitmennya tidak semata-mata mencari keuntungan. Sehingga petani tidak selalu dirugikan dengan adanya tengkulak. Sebagai pengendali, pihak ketiga tersebut akan mengarahkan jika satu daerah di DIY mengalami surplus bahan pangan, maka bisa didistribusikan ke daerah lain di DIY yang kekurangan.
BACA JUGA : Jokowi Minta 3 Menteri Ini Dukung Ketahanan Pangan
“Di Jogja banyak kampus, ahli bidang pertanian, nanti bisa dimanfaatkan untuk membantu risetnya, untuk melihat produksi petani seperti pembibitan hingga panen, lalu bisa sampai ke konsumen itu seperti apa, diharapkan bisa diketahui dari hulu sampai hilir. Sehingga langkah antisipasi bisa disiapkan,” katanya.
Politikus Partai Golkar ini juga menyarankan pentingnya memaksimalkan bibit tanaman pangan ciri khas lokal DIY. Tanaman pangan ini perlu dikembangkan sehingga bisa menyesuaikan iklim dan kondisi geografis suatu wilayah. Pihaknya menemukan sejumlah tanaman pangan lokal seperti halnya saat kunjungan di UPTD Balai Pengembangan Tanaman Pangan dan Holtikultura, Pakem, Sleman.
“Ada Tomat Pakem ciri khas Jogja, tomatnya lebih besar, kadar airnya rendah ini bisa dikembangkan sesuai dengan iklim DIY, ini perlu dukungan pengembangan riset untuk meningkatkan produktivitasnya. Sehingga petani selalu dilibatkan,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Prakiraan cuaca DIY hari ini, Sabtu 5 September 2026, didominasi berawan. Suhu tertinggi mencapai 33°C di Gunungkidul.
Berikut 12 mobil Jepang yang dikenal irit BBM di Indonesia, mulai dari Brio, Ayla, Sigra hingga Yaris Cross Hybrid dan Innova Zenix Hybrid.
Bappenas dan Dewan Pers memperkuat sinergi untuk membangun ekosistem pers BEJO’S sebagai mitra strategis pembangunan nasional.
Sejumlah reklame di Sleman ditutup karena belum membayar pajak. Penertiban sejak Juli 2026 mulai mendorong pemilik reklame melunasi kewajibannya.
Spider-Noir Nicolas Cage resmi dibatalkan setelah satu musim. Serial ini justru meraih 11 nominasi Emmy dan skor tinggi di Rotten Tomatoes.
Port USB-C HP rusak? Kenali penyebab, cara mengecek, biaya perbaikan, hingga kapan komponen tersebut perlu diganti agar tidak salah mengambil keputusan.