30 Tahun Berlalu, Festival Udin Kembali Tagih Keadilan
Peringatan yang berlangsung sejak Rabu (13/8/2026) hingga Sabtu (15/8/2026) ini menjadi ruang untuk terus menagih keadilan atas kasus Udin, yang telah mangkrak
Ilustrasi/Antarafoto-Iggoy el Fitra
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Bantul menyiapkan sekenario pembelajaran tatap muka pada masa adaptasi kebiasaan baru atau new normal. Opsi pembelajaran tatap muka itu disiapkan karena pandemi Coronavirus Disease (Covid-19) tidak bisa diprediksi kapan selesai.
Sekretaris Disdikpora Bantul Riswidodo mengatakan pembelajaran tatap muka adalah bagian dari opsi terakhir dalam perencanaan pembelajaran di masa pandemi Covid-19. “Rencana kami kalau memang situasinya sudah memungkinkan tetap ada [ada pembelajaran tatap muka], tetapi dibatasi,” kata Riswidodo, saat dihubungi melalui ponsel, Kamis (16/7/2020).
BACA JUGA: Pembangunan Tol di DIY Diharapkan Menguntungkan Warga Sekitar
Berbagai opsi pembelajaran tatap muka itu adalah membagi jumlah siswa dalam satu sekolah atau satu kelas maksimal 50% dari jumlah siswa yang masuk pagi sampai siang. Selebihnya bisa masuk siang sampai sore. Selain itu bisa dengan strategi on off atau sehari masuk dan sehari libur dengan metode sif.
Sekenario tersebut masih perlu dibahas karena berkaitan juga dengan jam mengajar guru. Disdikpora tidak ingin kebijakan itu sampai mengganggu jam mengajar guru. “Kasihan juga guru kalau sampai kelebihan jam mengajar,” kata dia.
BACA JUGA: Kata Jokowi, DIY Paling Baik Tangani Covid-19
Namun demikian, berbagai sekenario pembelajaran tatap muka di masa pandemi itu belum bisa serta merta langsung diterapkan. Pihaknya harus tetap mengacu pada aspek kesehatan yang paling utama dan menunggu kebijakan lebih lanjut dari Pemda DIY.
“Intinya kalau Pemda DIY ada kebijakan [untuk menerapkan pembejalaran tatap muka di masa pandemi] yang bisa diberlakukan sampai ke kabupaten, kami tidak kaget lagi karena sudah menyiapkan banyak opsi,” ujar Riswidodo.
BACA JUGA: Lagi, Pasar di Bantul Ditutup karena Covid-19
Disdikpora DIY kini juga sedang menyiapkan aturan pembelajaran tatap muka. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdikpora DIY, Bambang Wisnu Handoyo, mengatakan konsep pembelajaran tatap muka yang sedang disiapkan bukan model klasil dengan seluruh siswa masuk kelas pukul 07.00-16.00 WIB, dengan tujuh mata pelajaran.
Menurut dia, pembelajaran tatap muka dalam masa adaptasi kebiasaan baru nantinya tidak akan meninggalkan pembelajaran jarak jauh sama sekali, melainkan dibagi dalam persentase. Antara 30%:70% atau 40:60%, dengan persentase pembelajaran jarak jauh lebih banyak. “Kami menyiapkan pembelajaran jarak jauh tapi tatap muka juga perlu,” kata Bambang.
Sampai saat ini Pemkab Bantul masih menerapkan pembelajaran jarak jauh dengan pertimbangan pandemi Covid-19 belum berakhir. Disdikpora Bantul menyiapkan sanksi bagi sekolah yang nekat menggelar pembelajaran tatap muka.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Peringatan yang berlangsung sejak Rabu (13/8/2026) hingga Sabtu (15/8/2026) ini menjadi ruang untuk terus menagih keadilan atas kasus Udin, yang telah mangkrak
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 27 September 2026 dari Palur menuju Jogja/Tugu tersedia mulai pukul 05.00 WIB. Simak jadwal lengkapnya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 27 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal setiap stasiun dan tarif Rp8.000.
DPRD Gunungkidul menegaskan Perubahan APBD 2026 harus berorientasi pada manfaat nyata bagi masyarakat, bukan sekadar besarnya anggaran.
HP mulai bermasalah? Kenali tanda pada layar, baterai, dan suhu sebelum memutuskan mengganti perangkat.
Bangun siang bisa memengaruhi ritme sirkadian, jadwal tidur, konsentrasi, suasana hati, hingga rutinitas harian. Ini 13 dampaknya.