In This Ekonomi, Ini Cara Efektif Mengelola Keuangan di Tengah Inflasi
Biaya hidup yang terus meningkat menuntut pengelolaan keuangan yang lebih disiplin. Simak delapan langkah praktis agar kondisi finansial tetap aman hingga akhir
Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Pemerintah Desa Pendowoharjo, Sewon, Bantul, menghentikan praktik salah satu bidan sampai waktu tidak ditentukan setelah bidan tersebut positif Covid-19 beberapa waktu lalu.
Bidan yang juga praktik di Puskesmas Kasihan I tersebut dinyatakan positif Covid-19 setelah mejalani uji usap massal oleh Dinkes Bantul. Walhasil, Puskesmas Kasihan I harus ditutup Senin (20/7/2020) hingga Selasa (21/7/2020).
“Kami hentikan praktiknya hingga waktu yang tidak bisa ditentukan. Ini kami lakukan sebagai upaya pencegahan penularan Covid-19,” kata Pj Kepala Desa Pendowoharjo, Sewon, Baron Nur Cahyo kepada Harian Jogja, Senin (20/7/2020) siang.
BACA JUGA: Kapan Pandemi Covid-19 Berakhir? Ini Prediksi Terbaru Pakar UGM
Saat ini uji usap (swab) juga telah dilakukan kepada 9 orang yang tinggal satu rumah dengan bidan tersebut.
“Kesembilan orang ini sudah termasuk penjual angkringan yang biasa berjualan di depan rumahnya. Ini adalah tracing awal kami sejak mengetahui yang bersangkutan dinyatakan positif Covid-19,” terang dia.
Selain itu, dia menyatakan saat ini riwayat kontak dari bidan tersebut masih terus ditelusuri. Salah satu upayanya adalah menghubungi 15 orang pasien yang sempat memeriksakan diri ke tempat bidan tersebut praktik secara mandiri di rumah.
BACA JUGA: Anak Terinfeksi Virus Corona di Indonesia Capai 7.008 Kasus
“Untuk yang warga di desa kami, koordinasi telah dilakukan dengan Pak dukuh. Kami minta warga tersebut melakukan tes cepat secara mandiri, sebagai upaya deteksi dini,” kata Baron.
“Jadi selanjutnya kami menunggu arahan dari Dinkes nantinya.”
Camat Kasihan, Slamet Santosa, mengatakan Puskesmas Kasihan I masih ditutup hingga Selasa besok untuk penyemprotan disinfektan dan sterilisasi. Sementara itu, hasil uji usap ke tenaga kesehatan lainnya di tempat tersebut juga negatif.
BACA JUGA: Foto Jenazah Covid-19 Dituding Janggal oleh Anji si Penyanyi, Ini Kata Dosen Fotografi ISI
Puskesmas Kasihan I terpaksa harus ditutup pada Senin dan Selasa setelah ssatu bidan di puskesmas yang terletak di Ngentak, Bangunjiwo, Kasihan, Bantul, dinyatakan positif Covid-19.
Slamet mengatakan tracing terhadap tenaga kesehatan nakes yang dinyatakan positif Covid-19 telah dilakukan. Nakes tersebut tertular Covid-19 dari menantunya yang pulang dari Jakarta untuk menjenguk anaknya yang tinggal bersama di Pendowoharjo, Sewon.
“Saat ini tracing dari Kecamatan Sewon dan Dinkes Bantul juga tengah dilakukan,” lanjut Slamet.
Slamet meminta kepada warga yang hendak mengakses layanan kesehatan di Puskesmas Kasihan I bisa memindahkan layanan ke Kasihan II. “Atau ke tempat lainnya. Sementara memang kami tutup selama dua hari,” ucap Slamet.
Sebelumnya, pada Jumat (15/5/2020) lalu, Puskesmas Kasihan II sempat ditutup setelah dua tenaga medis di tempat tersebut dinyatakan positif Covid-19.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Biaya hidup yang terus meningkat menuntut pengelolaan keuangan yang lebih disiplin. Simak delapan langkah praktis agar kondisi finansial tetap aman hingga akhir
Mazda meluncurkan All-New CX-5 di GIIAS 2026 dengan desain baru, fitur keselamatan lebih lengkap, dan harga mulai Rp599 juta.
Uni Eropa menyerukan penguatan perbatasan setelah krisis migrasi di Ceuta, sementara hampir 70.000 imigran telah kembali ke Maroko.
Kejagung menggeledah rumah Febrie Adriansyah di Kebayoran Baru dan menyita dokumen terkait penyidikan dugaan TPPU.
Real Madrid gagal mempertahankan keunggulan dua gol dan bermain imbang 2-2 melawan Fiorentina pada laga uji coba pramusim di Austria.
Penguatan mental dan spiritual menjadi fokus pembangunan Sleman yang ditegaskan Harda Kiswaya saat pengajian Hari Bermuhammadiyah di Pakem.