Avenue Drive In Wedding, Kondangan tetapi Tetap di Mobil

Acara garapan Thunder Production
22 Juli 2020 12:02 WIB Galih Eko Kurniawan Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Thunder Production, Mahkota Enterprise dan Excelsior Decoration menggarap simulasi pernikahan dengan konsep luar ruang di masa pandemi Covid-19 ini, bertajuk Avenue Drive In Wedding, di kompleks Thunder Building, Sabtu (19/7/2020).

Dalam simulasi itu, orang-orang yang menghadiri pernikahan tidak turun dari mobil. Mereka menikmati layar lebar yang menyuguhkan tayangan resepsi pernikahan pengantin. Apa saja yang dilakukan pengantin selama resepsi, disuguhkan lewat layar lebar itu.

Kecuali untuk keluarga inti pengantin, para tamu undangan akan mendapatkan sajian kuliner yang diantar ke mobil. Hal kini dilakukan sebagai adaptasi Covid-19 untuk jaga jarak fisik dengan tamu-tamu lain bahkan pengantin.

Untuk acara jabat tangan yang umumnya diterapkan di masa sebelum Covid-19, kini diganti dengan salam namaste maupun lambaian tangan kepada pengantin tanpa perlu turun dari mobil, sembari menuju pintu keluar dari kompleks Thunder Building.

Perwakilan dari Thunder Production, Erwin Wibowo, menuturkan konsep serta gagasan ini dilaksanakan atas dasar melihat kondisi industri kreatif, khususnya sektor wedding organizer.

"Dibutuhkan solusi serta inovasi untuk menjawab kebutuhan serta pemintaan tinggi karena pernikahan sebuah perayaan sakral dan suci sehingga mesti tetap terlaksana sesuai rencana dan esensi sebenarnya," ungkapnya dalam rilis kepada Harian Jogja, Rabu (22/7/2020).

Thunder Production menyediakan areal seluas satu hektare untuk tamu undangan dengan tetap berada di dalam mobil. Ada pula dua chammber disinfektan untuk keluarga inti yang akan masuk studio serta mobil-mobil tamu undangan yang akan parkir di spot yang sudah disediakan.

Ada panggung agar tamu undangan bisa menikmati hiburan musik serta berinteraksi jarak jauh dengan mempelai di studio. Untuk dekorasi tetap dimaksimalkan sesuai keinginan pengantin.

"Drive in wedding menjadi solusi paling efektif di masa adaptasi baru ini untuk menjawab kebutuhan calon pengantin, yang pastinya tidak mempengaruhi dan menghilangkan esensi serta rangkaian acara sebuah pernikahan," ungkap Erwin.